JawaPos.com − Bhayangkara FC langsung mendepak Serdy Ephi Fano setelah melakukan tindakan indisipliner di training camp timnas Indonesia U-19. Barito Putera bersikap lebih lunak terhadap Yudha Febrian. Pemain 18 tahun itu disanksi dengan dimasukkan ke pesantren di Jawa Barat.
Manajer Barito Putera Mundari Karya mengatakan, tindakan tersebut diambil dengan banyak pertimbangan. Salah satunya adalah ucapan menyesal dan permintaan maaf dari Yudha dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa.
’’Dia (Yudha) juga sudah menjelaskan semuanya, kenapa sampai bisa melakukan tindakan indisipliner tersebut. Jadi, menurut kami, mengirimnya ke pesantren sangat tepat saat ini,’’ jelasnya.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
