
Shin Tae-yong dihukum larangan melatih di Korea selama 10 tahun oleh KFA. Simak detail sanksi dan respons pelatih Persija Jakarta di sini.. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com — Shin Tae-yong dijatuhi sanksi larangan melatih di Korea Selatan selama 10 tahun oleh Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) akibat kasus dugaan penyerangan terhadap pemain saat menangani Ulsan HD pada Agustus hingga Oktober 2025.
Hukuman tersebut hanya berlaku di kompetisi domestik Korea Selatan dan tidak memengaruhi posisinya sebagai pelatih Persija Jakarta.
KFA menjatuhkan hukuman disiplin berat kepada Shin Tae-yong setelah menyelesaikan investigasi terkait dugaan tindakan keras terhadap pemain saat dirinya melatih Ulsan HD.
Kasus itu mencuat setelah muncul laporan mengenai pendekatan Shin Tae-yong yang dinilai terlalu keras kepada para pemain.
Sejumlah pemain Ulsan HD disebut tidak nyaman dengan metode kepelatihan yang diterapkannya selama periode Agustus hingga Oktober 2025.
Kontroversi tersebut kemudian ditangani KFA bersama Pusat Etika Olahraga di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan.
Investigasi dilakukan untuk mengusut dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.
Meski proses penyelidikan telah rampung, KFA tidak mengungkapkan secara rinci hasil investigasi maupun dasar pertimbangan pemberian sanksi.
"Kami hanya diberitahu bahwa detail tindakan disiplin tersebut tidak dapat diungkapkan karena melibatkan informasi pribadi yang sensitif," ujar salah seorang pejabat KFA.
Berdasarkan informasi yang beredar di media lokal Korea Selatan, News1 dan Channel A, Shin Tae-yong dijatuhi hukuman larangan beraktivitas di sepak bola Korea Selatan selama 10 tahun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022