
Reaksi pemain dan pelatih Persebaya usai pertandingan Liga 1 2020 melawan Persik Kediri yang berakhir seri 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (29/2). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com – Pemain-pemain Persebaya Surabaya seolah tak nyaman bermain di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, ketika dihadiri ribuan Bonek. Persebaya selalu sulit memetik kemenangan ketika GBT dipenuhi suporter. Ketidaknyamanan itu seakan berlanjut awal musim ini.
Saat menjamu Persik Kediri di laga pembuka Liga 1 musim 2020, Green Force –julukan Persebaya– harus puas dengan hasil imbang 1-1. Bayang-bayang musim lalu pun menyeruak. Ya, musim lalu, Persebaya sulit meraih kemenangan saat bermain di depan ribuan Bonek yang memadati GBT.
Dari 12 laga kandang Persebaya yang dihelat di GBT dengan dihadiri ribuan Bonek, Rendi Irwan dkk hanya mampu memetik tiga kemenangan. Satu kali tumbang dan delapan partai lainnya berakhir seri. Musim 2018, GBT juga tak benar-benar angker bagi lawan Persebaya. Sebab, kesebelasan asal Kota Pahlawan itu empat kali tumbang di GBT dan dua kali ditahan seri.
’’Saya tak percaya dengan mitos. Tak percaya hal mistis. Hasil seri lawan Persik kemarin bukan karena mitos GBT, tapi karena kami tak bisa menang saja,” kata pelatih Persebaya Aji Santoso.
Mantan pelatih Persela Lamongan itu menyebutkan, saat melawan Persik, tim besutannya hanya kurang beruntung. Aji juga menepis anggapan bahwa anak asuhnya tidak nyaman bermain di depan Bonek, di rumah sendiri: GBT.
”Kalau pemain tidak nyaman bermain di depan Bonek, buktinya saat final Piala Gubernur Jatim di Gelora Delta yang penuh Bonek, kami menang. Ini karena tidak beruntung saja,” ucap Aji.
Pelatih yang musim lalu membesut PSIM Jogja tersebut tak yakin bahwa anak asuhnya keder bermain di depan Bonek. Aji juga tidak percaya bahwa para pemainnya dihinggapi perasaan takut salah dan takut kalah saat bermain di GBT.
”Bersama saya, pemain sangat enjoy. Kami justru sangat senang bermain di depan ribuan Bonek,’’ tegasnya.
Aji dan pasukannya akan membuktikan bahwa mereka tak seperti anggapan orang selama ini ketika melawan Persipura Jayapura di GBT pada 13 Maret nanti.
”Kami bakal buktikan saat lawan Persipura. Kami akan memenangi pertandingan di GBT. Di depan ribuan Bonek,” ujar Aji, optimistis.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
