alexametrics
Grup A1 UEFA Nations League 2020-2021

Persaingan Keras Italia, Belanda, dan Polandia Menuju Putaran Final

18 November 2020, 17:02:23 WIB

JawaPos.com – Belanda tanpa Ronald Koeman memang berbeda. Ketika masih ditangani pria yang kini menangani FC Barcelona itu, Oranje sukses menembus putaran final (runner-up) UEFA Nations League 2018−2019. Juga lolos ke putaran final Euro 2020.

Kini, bersama Frank de Boer, Oranje hanya menang sekali dari lima pertandingan. Kans kembali lolos ke putaran final UEFA Nations League 2020−2021 juga tidak mudah karena Oranje harus menghadapi tuan rumah Polandia di Silesian Stadium, Chorzow, dini hari nanti (siaran langsung Mola TV pukul 02.45 WIB).

Itu pun masih bergantung pada hasil Italia saat menghadapi tuan rumah Bosnia-Herzegovina di Stadion Grbavicam, Sarajevo, pada saat bersamaan (siaran langsung Mola TV pukul 02.45 WIB).

Italia (9 poin), Belanda (8 poin), dan Polandia (7 poin) sama-sama masih punya peluang lolos ke putaran final sebagai juara grup 1 League A.

”Kami tidak berpikir lolos (ke putaran final, Red), melainkan hanya tampil sebaik-baiknya,” ucap De Boer dalam persiapan menghadapi Polandia seperti dilansir Voetbal International.

Pernyataan saudara kembar Ronald de Boer itu pun dikritisi fans Belanda di media sosial karena dianggap bisa melemahkan semangat Georginio Wijnaldum dkk. Sejak menggantikan karteker Dwight Lodeweges per 22 September lalu, De Boer memang tidak terlalu mendapat dukungan dari publik di negerinya.

”Dia tidak akan lama melatih timnas Belanda,’’ begitulah prediksi media-media Belanda ketika De Boer mengawali tugasnya sebagai arsitek Oranje.

Maklum, rekam jejak kepelatihan De Boer memang buruk, bahkan sering dipecat awal. Hal yang mungkin bisa terjadi seandainya Oranje gagal lolos ke putaran final atau mencatat hasil negatif di Chorzow.

Bukan hanya De Boer. Tactician Polandia Jerzy Brzeczek juga disorot seandainya kembali mengulang kegagalan dalam UEFA Nations League sebelumnya. Kala itu, timnas berjuluk Orly atau Si Elang tersebut malah tidak meraih sekali pun kemenangan dari empat laga.

Dilansir Sport, paman eks winger Borussia Dortmund yang kini membela Wisla Krakow, Jakub ”Kuba” Blaszczykowski, itu terancam ditendang dari jabatannya kalau gagal lagi dini hari nanti. ”Terlepas Brzeczek mampu meloloskan timnas ke Euro 2020,” tulis Sport.

Gosip yang menyebut dia terlibat konflik dengan kapten sekaligus mesin gol utama Polandia Robert Lewandowski ikut menyulitkan posisinya. Hanya, Presiden Federasi Sepak Bola Polandia Zbigniew Boniek memilih bungkam. ’’Kami tidak ingin mengganggu fokus tim. Biarlah tim ini menentukan jalannya dulu,’’ kata Boniek kepada Onet.

Ketimbang De Boer dan Brzeczek, allenatore Italia Roberto Mancini mungkin yang paling aman posisinya. Posisinya sudah digaransi aman sampai perhelatan Euro 2020 (kontraknya sampai Piala Dunia 2022).

Meski begitu, Mancini tentu tidak berharap Gli Azzurri kembali gagal merebut peluang lolos ke putaran final UEFA Nations League. Pada edisi 2018−2019, Azzurri kalah bersaing dengan Portugal yang kemudian merengkuh juara.

Mancini menunjukkan bahwa dirinya lumayan panik menghadapi laga penentuan dini hari nanti dengan memanggil sampai 41 pemain. Mancini memang beralasan butuh banyak pemain karena Italia menghadapi tiga laga dalam rentang hanya sepekan.

Uji coba atas Estonia (12/11) dengan hasil menang 4-0 dan matchday kelima UEFA Nations League kontra Polandia juga dengan kemenangan (2-0, 16/11, Red).

Jumlah 41 pemain itu sudah berkurang karena memang hanya 18 nama yang bisa masuk line-up untuk laga di UEFA Nations League. ”Situasi kesehatan saat ini (ancaman Covid-19, Red) dan agenda yang padat membuat saya harus memiliki skuad yang besar,” ucap Mancini kepada Sky Sport Italia.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : ren/io/c6/dns



Close Ads