
Ketum PSSI, Edy Rahmayadi segera mendapat giliran memberikan keterangan di hadapan satgas antimafia bola.
JawaPos.com - Satgas kepolisian antimafia sepak bola segera memanggil Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum PSSI. Keterangan Edy mungkin saja diperlukan sebagai bahan untuk mengembangkan penyidikan.
Kepolisian, baik dari satgas maupun Bareskrim memang sangat aktif menuntas kasus pengaturan skor di Indonesia. Mereka sudah memanggil beberapa orang penting di balik sepak bola tanah air.
Bahkan, satgas juga sudah mengamankan empat orang tersangka. Dua di antaranya Dwi Irianto dan Johar Lin Eng yang merupakan para petinggi di lembaga PSSI. Edy, sebagai Ketum PSSI mungkin saja dibutuhkan komentarnya.
"Ya kan nanti akan sangat tergantung dari hasil pemeriksaan hari ini dan pemeriksaan dari para tersangka yang sudah ditetapkan kemarin," kata Kepala Biro Penanganan Masyarakat (Karo Penmas) Divis Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo.
Jumat (28/12) Bareskrim baru memeriksa Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria. Dia diperiksa hingga larut malam dan dihujani 23 pertanyaan.
Pemeriksaan itu pun belum selesai. Pekan depan, Tisha kembali dipanggil karena masih ada 17 pertanyaan lagi yang harus dijawab.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
