Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 September 2026 | 18.01 WIB

Wasit Muda Indonesia Siap Tembus Piala Dunia Lewat Jalur Spesial Ini

Ketua Komite Wasit PSSI Yoshimi Ogawa saat ditemui awak media pada acara "Refereeing Workshop for Media" di GBK Arena, Jakarta, Rabu (1/10/2025). (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar) - Image

Ketua Komite Wasit PSSI Yoshimi Ogawa saat ditemui awak media pada acara "Refereeing Workshop for Media" di GBK Arena, Jakarta, Rabu (1/10/2025). (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

JawaPos.com - Wasit muda Indonesia, Naufal Adya Fairuski, berhasil menembus status AFC New Elite Referee. Pencapaian tersebut membuka kans bagi wasit berusia 26 tahun itu untuk tampil di berbagai ajang bergengsi Asia hingga berpeluang memimpin laga Piala Dunai di masa depan.

Naufal mendapatkan status AFC New Elite Referee setelah menuntaskan program AFC Referees Academy Batch 5 yang berlangsung pada 2023-2026. Ia menjadi satu dari delapan wasit yang berhasil mendapatkan status tersebut. Mereka terpilih setelah melewati proses penyaringan ketat dari 50 wasit yang mengikuti program AFC Referees Academy Batch 5.

Status tersebut menjadi langkah penting bagi Naufal untuk meningkatkan level kariernya di kancah sepak bola Asia. Ia berpeluang mendapatkan kepercayaan memimpin pertandingan pada sejumlah kompetisi resmi AFC, termasuk ajang antarklub dan turnamen internasional.

Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, mengapresiasi pencapaian Naufal. Menurutnya, status AFC New Elite Referee menjadi salah satu tahapan penting yang dapat membuka jalan untuk mengejar kesempatan tampil di Piala Dunia.

"Sebenarnya tahapannya, turun ke bawah, dia baru saja menjadi wasit AFC Elite. Yang bisa memimpin turnamen resmi AFC atau FIFA terlebih dahulu," kata Ogawa kepada awak media, dikutip Jumat (4/9).

"Seperti, beberapa tingkat turnamen. Kemudian turnamen tertinggi ACL Elite. Begitu dia bisa, dia mulai memimpin laga ACL Elite, dan tampil dengan baik, maka dia menjadi kandidat Piala Dunia," lanjutnya.

Ogawa memperkirakan Naufal masih membutuhkan waktu untuk berproses mencapai panggung sepak bola dunia. Perkembangan tersebut sangat bergantung pada performa, pengalaman, serta konsistensi Naufal selama menjalankan tugas di berbagai pertandingan Asia.

"Artinya masih butuh waktu tiga, empat, lima tahun lagi. Karena pertama, di tingkat terendah di AFC dia harus memimpin sebuah pertandingan. Kemudian menunjukkan performa yang bagus, dan lalu tingkat berikutnya, tingkat berikutnya, tingkat berikutnya," tutur Ogawa.

PSSI, kata Ogawa, akan memberikan dukungan penuh agar dapat terus berkembang melewati setiap tahapan dalam jenjang wasit AFC. Dukungan tak hanya diberikan kepada Naufal saja, tetapi juga kepada seluruh wasit Indonesia lainnya yang sedang berusaha meningkatkan levelnya.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore