
Akademi Persib Cimahi menjadi runner-up Gothia Cup 2026. (Dok. Istimewa)
JawaPos.com - Perjalanan dua wakil Indonesia, Akademi Persib Cimahi (APC) dan Putri Tangsel City FC, pada ajang Gothia Cup 2026 telah resmi berakhir. Meski tidak membawa pulang gelar juara, namun Putri Tangsel City FC mengukir sejarah pada turnamen sepak bola muda terbesar di dunia tersebut.
Tampil pada kategori U-15, Putri Tangsel City FC mengukir sejarah dengan menjadi tim putri Indonesia pertama yang berhasil menembus babak gugur. Sebelumnya, prestasi terbaik tim putri Tanah Air hanya berada di fase grup.
Namun, Putri Tangsel City FC tampil ciamik dalam pertandingan fase grup. Tim asuhan Muhammad Heru itu memetik dua kemenangan dari tiga pertandingan yang dimainkan. Klub sepak bola putri dari Tangerang Selatan itu menang atas Storfors AIK (Swedia) dengan skor 3-0, Ronninge Salem (Swedia) 1-0, dan kalah dari Marin FC (Amerika Serikat) 0-3.
Sayangnya, laju Putri Tangsel City FC terhenti di babak 32 besar. Armada Heru menelan kekalahan dari klub asal Spanyol, Groseko FSA dengan skor akhir 0-2.
“Saya mengapresiasi perjuangan anak-anak yang bermain dengan penuh semangat. Pengalaman di Gothia Cup 2026 akan menjadi bekal yang sangat berharga bagi perkembangan mereka ke depan dan mudah-mudahan menjadi motivasi untuk terus bermimpi lebih besar,” ujar Heru dalam keterangannya, dikutip Kamis (23/7/2026).
Sementara itu, APC yang datang sebagai juara bertahan Gothia Cup 2025 U-13, kembali membuktikan kualitasnya. Tim asuhan Agi Maulana itu berhasil melaju hingga partai final, sebelum akhirnya tumbang dari klub asal Prancis, Selection Elite.
APC menelan kekalahan dari Selection Elite dengan skor akhir 0-2. Meski harus puas menjadi runner-up, pencapaian tersebut menegaskan bahwa APC mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu akademi sepak bola usia muda terbaik di dunia.
Dalam perjalanannya di Gothia Cup 2026, APC menyapu bersih tiga pertandingan fase grup dengan kemenangan sebelum melanjutkan laju gemilang di babak gugur. Dari total sembilan pertandingan, APC mencetak 39 gol dan hanya kebobolan tujuh kali.
Sebagai pelatih, Agi mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya yang berhasil menembus babak final. Ia menilai para pemain menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi mental maupun karakter.
“Kami sangat bersyukur dan bangga bisa kembali mencapai puncak tournament Gothia Cup walau keluar sebagai runner-up. Ini bagian dari sepak bola di mana tahun ini sangat kompetitif. Ini akan jadi bagian dari proses anak-anak,” ucap Agi.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
