
Garuda Academy Year II memasuki tahap Core 1, langkah awal bangun sumber daya manusia sepak bola Indonesia. (Istimewa)
JawaPos.com - Garuda Academy Year II resmi memasuki tahapan Core 1 sebagai langkah awal membangun sumber daya manusia (SDM) sepak bola Indonesia yang lebih profesional. Sebanyak 105 peserta dari berbagai daerah akan mengikuti pembelajaran yang berlangsung pada 23 hingga 31 Juli 2026 melalui kombinasi kelas digital FIFA Campus dan sesi tatap muka.
Program yang digagas PSSI ini telah diawali dengan kick-off meeting secara daring pada 15 Juli 2026. Selama pelaksanaan Core 1, peserta akan mendapatkan lima materi utama yang menjadi dasar memahami industri sepak bola modern.
Kelima modul tersebut meliputi The World of Football, Safeguarding in Football, Commercialisation in Football, Event Management, dan Brand Development. Seluruh materi dirancang agar peserta memiliki pemahaman menyeluruh, mulai dari struktur organisasi sepak bola dunia hingga pengelolaan bisnis dan pengembangan merek dalam industri olahraga.
Modul The World of Football menjadi pintu masuk bagi peserta untuk mengenal ekosistem sepak bola global. Mereka akan mempelajari hubungan antara FIFA, konfederasi, asosiasi anggota, liga, klub, hingga para pemangku kepentingan yang berperan dalam perkembangan sepak bola.
Tak hanya itu, peserta juga diajak memahami sejarah dan perjalanan sepak bola dari masa ke masa. Materi ini memberikan gambaran mengenai perubahan tata kelola, perkembangan kompetisi, hingga peran sepak bola sebagai bagian dari kehidupan sosial dan budaya di berbagai negara.
Sementara itu, modul Safeguarding in Football membahas pentingnya menciptakan lingkungan sepak bola yang aman, terutama bagi anak-anak dan remaja. Peserta akan mengenal prinsip dasar safeguarding, memahami tanggung jawab individu maupun organisasi, serta mempelajari kerangka kerja yang dikembangkan FIFA untuk melindungi setiap orang yang terlibat dalam kegiatan sepak bola.
Baca Juga:Jelang Piala Presiden 2026, Arema FC Pererat Sinergi dengan Media dan Beberkan Kesiapan Tim
Aspek bisnis juga menjadi perhatian dalam pembelajaran Core 1. Melalui modul Commercialisation in Football, peserta akan memahami cara organisasi sepak bola membangun nilai ekonomi melalui strategi komersial yang berkelanjutan.
Di sisi lain, modul Event Management membekali peserta dengan pengetahuan mengenai perencanaan dan penyelenggaraan pertandingan maupun event sepak bola secara profesional. Sedangkan Brand Development memberikan wawasan tentang pentingnya membangun identitas organisasi agar mampu menjalin hubungan yang kuat dengan suporter, mitra, dan masyarakat.
Garuda Academy Year II akan berlangsung sepanjang 2026 dalam empat tahap pembelajaran. Setelah Core 1 pada Juli, program akan berlanjut ke Core 2 pada 20–22 Agustus, Core 3 pada 15–17 September, dan ditutup dengan Core 4 pada 24–26 November 2026.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022