
Penyerang Persebaya Surabaya Yann Mabella merayakan gol perdananya saat menghadapi PSIS Semarang pada laga 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo. (Instagram @boogie22_)
JawaPos.com - Penyerang anyar Persebaya Surabaya Yann Mabella, mengaku merasakan pengalaman yang berbeda saat menjalani laga perdana di Stadion Gelora Bung Tomo. Mantan pemain Terengganu FC itu menyebut atmosfer yang diciptakan Bonek dan Bonita jauh lebih meriah dibandingkan yang pernah dia rasakan selama berkarier di Liga Malaysia.
Pertandingan bertajuk 99th Anniversary Game Persebaya melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7), menjadi momen spesial bagi striker asal Kongo tersebut. Selain melakoni debut di hadapan publik Surabaya, Yann Mabella juga langsung mencetak gol pertamanya bersama Persebaya Surabaya.
Yann Mabella mengaku langsung dibuat kagum sejak pertama kali memasuki Stadion Gelora Bung Tomo. Ribuan Bonek dan Bonita yang memenuhi tribune menghadirkan suasana yang menurutnya menjadi salah satu pengalaman terbaik sepanjang karir profesionalnya.
Pemain berusia 30 tahun itu mengatakan dukungan tanpa henti dari suporter membuat pertandingan terasa sangat istimewa. Nyanyian yang menggema sepanjang laga hingga lautan hijau di tribun memberikan kesan mendalam baginya.
"Atmosfer di stadion benar-benar luar biasa. Saya sangat terkesan melihat begitu banyak suporter datang memberikan dukungan kepada tim. Sepanjang karir saya, ini menjadi salah satu pengalaman terbaik yang pernah saya rasakan," ujar Yann Mabella pada Selasa (21/7).
Pengalaman tersebut terasa semakin spesial karena sebelumnya Yann sempat memperkuat Terengganu FC di Liga Malaysia. Menurut dia, atmosfer sepak bola di Surabaya memiliki karakter yang berbeda.
Baca Juga:Amarzukih Resmi Jadi Asisten Pelatih Persija EPA, Siap Cetak Macan Muda Bermental Juara ke Tim Utama
Yann Mabella secara terbuka membandingkan pengalaman bermainnya di Malaysia dengan yang baru dirasakan bersama Persebaya Surabaya. Pemilik tujuh caps bersama Timnas Kongo itu mengakui jumlah penonton di Surabaya jauh lebih banyak.
Dia juga merasakan kecintaan masyarakat Surabaya terhadap sepak bola sangat besar. Hal itu terlihat dari antusiasme suporter yang terus memberikan dukungan sejak sebelum pertandingan dimulai hingga peluit panjang dibunyikan.
"Saat bermain di Liga Malaysia, jumlah penontonnya tidak sebanyak ini. Di sini saya bisa merasakan kecintaan yang sangat besar terhadap sepak bola dan Persebaya," jelas Yann Mabella.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
