
Persebaya saat berhadapan dengan Persis Solo dalam pekan kesebelas Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (2/11/2025). (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Persis Solo wajib menang saat menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Sabtu (9/5/2026) pukul 19.00 WIB. Namun, performa buruk lini belakang membuat Laskar Sambernyawa justru berada dalam ancaman serius saat menghadapi Persebaya Surabaya yang sedang panas dengan tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan.
Persis Solo kini berada di zona degradasi usai menelan dua kekalahan beruntun dengan skor mencolok. Tim asuhan Milomir Seslija kalah 0-4 dari Persija Jakarta dan dihajar Malut United 2-5 pada laga terakhir.
Hasil itu membuat Persis Solo tertinggal empat poin dari Persijap Jepara yang berada di zona aman. Situasi tersebut membuat laga melawan Persebaya Surabaya menjadi pertandingan hidup mati bagi Laskar Sambernyawa.
Masalah utama Persis Solo terlihat jelas di lini pertahanan. Mereka kebobolan sembilan gol hanya dalam dua pertandingan terakhir dan terlihat kesulitan mengantisipasi serangan cepat lawan.
Meski begitu, Persis Solo mendapat suntikan moral penting karena laga di Stadion Manahan kembali bisa dihadiri penonton.
Dukungan suporter diharapkan memberi energi tambahan bagi Bruno Gomes dan kolega untuk keluar dari tekanan.
Persebaya Surabaya datang ke Solo dengan modal yang sangat meyakinkan. Green Force mencatat tiga kemenangan beruntun tanpa sekali pun kebobolan.
Tim racikan Bernardo Tavares menang 2-0 atas Malut United, lalu membantai Arema FC 4-0 dan PSBS Biak Numfor 4-0. Catatan itu menunjukkan keseimbangan permainan Persebaya Surabaya sedang berada di level terbaik.
Pelatih Bernardo Tavares juga menilai timnya mengalami perkembangan signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Kepercayaan diri pemain meningkat seiring konsistensi hasil positif yang terus didapat.
"Sikap tim bagus, kami berkembang dalam banyak hal. Sekarang tim mendapatkan lebih banyak kepercayaan diri. Semua orang tahu apa yang harus dilakukan saat memegang bola maupun tanpa bola," ucap Bernardo Tavares.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
