
Aksi pemain PSIS, Esteban Viscarra (kiri) dalam laga melawan Barito Putera di Semarang. (Dok. PSIS)
JawaPos.com - PSIS Semarang makin terpuruk. Pasalnya, Mahesa Jenar dipaksa menyerah oleh tamunya Barito Putera pada pekan ke-23 Championship 2025/26 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (5/4). PSIS tak berdaya dan dibungkam 0-1.
Satu-satunya gol dalam pertandingan ini dicetak oleh Bayu Pradana pada menit ke-24. Gelandang senior Barito Putera tersebut memanfaatkan blunder lini belakang PSIS dengan melepaskan tendangan keras yang tak mampu dibendung penjaga gawang.
Kekalahan ini membuat PSIS berada di peringkat ke-8 dari 10 tim di Grup Timur. Jarak dengan Persiba Balikpapan di bawahnya hanya terpaut dua poin, sementara posisi juru kunci masih ditempati Persipal FC dengan tujuh poin.
Pelatih PSIS, Andri Ramawi, mengaku kecewa dengan hasil tersebut, terutama karena timnya gagal meraih poin di kandang sendiri. Pihaknya menilai para pemain sebenarnya sudah berjuang maksimal, namun hasil akhir belum berpihak.
“Terima kasih atas perjuangan semua pemain. Kita kecewa karena tidak bisa menang di kandang. Ini jadi tanggung jawab saya, dan kami akan berusaha memperbaiki di laga berikutnya,” beber Andri dikutip dari ileague.id.
Menurutnya, setelah tertinggal di babak pertama, tim pelatih sudah mencoba melakukan sejumlah perubahan strategi dengan memasukkan pemain yang lebih ofensif. Namun, berbagai peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol.
“Kita sudah mencoba beberapa opsi permainan dan menambah daya serang. Tapi peluang yang ada belum bisa dimaksimalkan,” tambahnya.
Andri juga mengakui solidnya pertahanan Barito Putera yang membuat timnya kesulitan mencetak gol sepanjang pertandingan. Dengan empat laga tersisa di putaran ketiga, PSIS kini berada dalam tekanan.
Andri menegaskan bahwa setiap pertandingan ke depan akan sangat krusial untuk menentukan nasib tim. “Semua laga sisa adalah final. Posisi kita belum aman. Kalau terpeleset, Persiba bisa memanfaatkan. Target kami jelas, bertahan tanpa harus melalui playoff,” tutupnya.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
