
Bernardo Tavares siap menangkan Persebaya Surabaya atas Persita. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com – Performa Persebaya Surabaya dan Persita Tangerang dalam dua laga terakhir bertolak belakang. Green Force tak pernah menang. Bruno Moreira dkk. meraih satu hasil imbang, dua kekalahan. Kekalahan itu bahkan berakhir dengan skor telak, dihajar 5-1 oleh tuan rumah Borneo FC (7/3).
Sekaligus menjadi salah satu kekalahan terbesar Persebaya sejak 2018. Sementara itu, Persita Tangerang sedang dalam performa terbaik. Mereka selalu menang dalam dua laga terakhir. Statistiknya juga bagus. Pendekar Cisadane, julukan Persita, mencetak delapan gol dan kebobolan tiga gol.
Namun, statistik itu tidak membuat Persebaya keder. Mereka mengusung misi bangkit saat menjamu Persita di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, malam ini (siaran langsung Indosiar pukul 19.00 WIB).
"Kami ingin menang. Namun, itu hanya bisa terjadi jika kami menunjukkan bahwa kami menginginkan (kemenangan) lebih dari mereka," kata pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, seperti dikutip dari laman resmi Liga 1.
Pelatih asal Portugal itu tahu bahwa Persita bukan lawan yang mudah.
"Motivasi mereka tinggi setelah menang besar (4-1) atas Madura United. Sementara kami datang dari kekalahan 5-1 dari Borneo FC, dan tidak ada yang suka hasil seperti itu," terangnya.
Apalagi, dia sudah melihat gaya permainan Persita. "Mereka terus menanjak. Mereka sekarang adalah tim yang lebih baik," tambah Tavares.
Namun, Tavares menyatakan tahu cara untuk menahan. "Kami harus mempertahankan agresivitas, memenangkan duel, dan tetap konsisten sepanjang pertandingan. Kami juga harus membuat keputusan yang lebih baik serta memperbaiki posisi saat tanpa bola maupun dengan bola," bebernya.
Superior atas Persita
Persebaya punya catatan bagus setiap kali bertemu Persita. Hal itu terlihat dalam sembilan pertemuan terakhir kedua tim di kompetisi kasta teratas.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
