
Bruno Paraiba diperkirakan absen saat Persebaya menghadapi Persita karena kembali cedera. (Persebaya)
JawaPos.com-Perjalanan Persebaya Surabaya di lanjutan BRI Super League 2025/26 memasuki fase yang tidak mudah. Bulan April menjadi periode krusial bagi tim berjuluk Green Force itu, bukan hanya karena padatnya jadwal pertandingan, tetapi juga kondisi tim yang belum sepenuhnya ideal.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares secara terbuka mengakui bahwa kondisi kebugaran pemain masih jauh dari kata maksimal.
Sejumlah pemain masih bergelut dengan cedera, bahkan beberapa di antaranya baru kembali mengikuti sesi latihan bersama tim.
Situasi ini berdampak langsung pada performa Persebaya dalam beberapa pertandingan terakhir. Tim terpaksa menurunkan pemain yang belum berada dalam kondisi terbaik, sehingga permainan di lapangan tidak bisa berjalan optimal.
Tavares menegaskan bahwa kondisi tersebut menjadi perhatian serius bagi tim pelatih. Ia bersama tim medis kini terus bekerja untuk mempercepat proses pemulihan pemain agar bisa segera kembali berkontribusi.
“Kami bekerja sama dengan departemen medis untuk memperbaiki kondisi ini. Tidak masuk akal jika klub membayar pemain tetapi mereka lebih banyak menghabiskan waktu dalam pemulihan daripada latihan,” ujar Tavares dikutip dari ileague.id.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
