
Frans Putros dan Patricio Matricardi jadi pilar penting lini belakang Persib Bandung yang absen saat laga krusial kontra Semen Padang. (Persib)
JawaPos.com–Persib Bandung menghadapi ujian serius jelang pekan ke-26 Super League 2025/2026. Duel melawan Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (5/4), datang saat kurang ideal bagi skuad asuhan Bojan Hodak.
Dua pemain kunci di lini belakang Persib, Frans Putros dan Patricio Matricardi, dipastikan absen lawan Semen Padang di laga lanjutan super league. Keduanya harus menepi akibat hukuman akumulasi kartu kuning yang tak terhindarkan.
Absennya Frans Putros menjadi pukulan pertama bagi Persib Bandung. Bek sayap kanan itu harus menjalani larangan bermain usai mengantongi kartu kuning ketujuh musim ini saat menghadapi Borneo FC pada laga tunda pekan ke-21 super league di Stadion Segiri Samarinda, 15 Maret 2026.
Secara statistik, kontribusi Putros tak bisa dianggap remeh. Dia sudah tampil dalam 20 pertandingan dengan 17 kali sebagai starter dan mencatatkan total 1.519 menit bermain dengan rata-rata 76 menit per laga.
Perannya di sisi kanan begitu vital dalam skema permainan Persib Bandung. Dia tak hanya solid dalam bertahan, tetapi juga aktif membantu serangan dengan catatan 1 gol dan 1 assist musim ini.
Dari sisi distribusi bola, akurasi umpannya mencapai 83 persen. Bahkan, dia mencatatkan rata-rata 0,6 umpan kunci per pertandingan yang menunjukkan perannya dalam membangun serangan dari lini belakang.
Dalam aspek bertahan, Putros juga cukup konsisten. Dia mencatatkan 5,2 recoveries per pertandingan serta mampu menjaga keseimbangan permainan di sisi kanan.
Namun, gaya bermain agresifnya menjadi bumerang. Dengan koleksi 7 kartu kuning dan 1 kartu merah, Putros dikenal sebagai pemain yang kerap terlibat duel keras untuk menghentikan serangan lawan.
Berdasar analisis heatmap, pergerakan Putros sangat dominan di sepanjang sisi kanan lapangan. Dia aktif dari area pertahanan hingga mendekati garis pojok lawan, menunjukkan peran wing back modern yang komplet.
