
Fabio Calonego merayakan gol spektakuler dari luar kotak penalti yang memastikan kemenangan Persija. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com–Gelandang Persija Jakarta Fabio Calonego menegaskan tekadnya untuk bangkit setelah timnya gagal meraih kemenangan saat menjamu Dewa United FC di Jakarta International Stadium pada 15 Maret 2026. Hasil imbang tersebut menjadi catatan yang ingin segera diperbaiki skuad Macan Kemayoran dalam sembilan pertandingan tersisa musim ini.
Dalam laga itu, Persija Jakarta sempat unggul lebih dulu lewat sundulan tajam Emaxwell Souza pada menit 45+4’. Gol tersebut membawa tuan rumah menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Namun setelah jeda, tim tamu mampu bangkit. Alexis Messidoro mencetak gol penyeimbang pada menit ke-55 yang membuat pertandingan kembali terbuka.
Baca Juga:Persib Bandung Libur Sepekan saat Idul Fitri, Bojan Hodak Ingin Pemain Pulihkan Fisik dan Mental
Persija sebenarnya memiliki peluang emas untuk memastikan kemenangan di akhir laga setelah mendapatkan hadiah penalti. Sayangnya, eksekusi Maxwell gagal membuahkan gol setelah berhasil ditepis oleh kiper Dewa United. Skor 1-1 pun bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.
Fabio Calonego mengakui pertandingan tersebut tidak berjalan mudah bagi timnya. Dia menilai Persija kesulitan memainkan gaya permainan yang biasa mereka tampilkan.
Menurut dia, kondisi lapangan memang memengaruhi jalannya permainan, terutama bagi tim yang mengandalkan umpan-umpan cepat dan permainan kombinasi.
”Tentu saja kami tidak bisa hanya menjadikan kondisi lapangan sebagai alasan. Kami punya tim dengan kualitas yang sangat baik, tetapi memang sulit memainkan permainan cepat di lapangan seperti ini,” ujar Fabio dikutip dari persija.id.
Gelandang asal Brasil itu juga menyoroti performa Persija saat bermain di kandang yang dinilai belum konsisten dalam beberapa pertandingan terakhir. Dia menilai performa tim justru terlihat lebih baik ketika bermain di laga tandang. Hal itu terlihat saat Persija menghadapi PSM Makassar, Bali United FC, dan Malut United FC.
”Dalam beberapa pertandingan kandang terakhir, kami tidak menunjukkan level yang sama seperti saat bermain tandang. Kami tidak bisa bermain sebaik ketika menghadapi Bali United atau Malut United di kandang mereka,” jelas Fabio Calonego.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
