
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak. (Istimewa)
JawaPos.com–Persib Bandung harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Borneo FC dalam laga tunda pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/3).
Persib Bandung sempat berada di atas angin setelah lebih dulu membuka keunggulan melalui gol Adam Alis pada menit ke-14. Namun kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya sirna setelah tuan rumah Borneo FC menyamakan kedudukan lewat penalti Mariano Peralta pada menit ke-83.
Meski gagal mengamankan tiga poin, pelatih Persib Bandung Bojan Hodak, menilai hasil imbang tersebut bukan hasil yang buruk bagi timnya. Apalagi, Persib Bandung masih bertahan di puncak klasemen sementara dengan koleksi 58 poin unggul atas Borneo FC.
Baca Juga: Wawancara Memanas, Igor Tudor Hentikan Sesi dengan Sky Sports usai Laga Liverpool vs Tottenham
Tim berjuluk Maung Bandung itu kini unggul empat poin dari Borneo FC yang berada di posisi kedua klasemen super league. Selisih tersebut membuat persaingan papan atas Super League musim ini tetap terbuka.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Hodak menilai anak asuhnya tampil cukup baik, terutama pada babak pertama. Menurut pelatih asal Kroasia itu, Persib Bandung mampu mengontrol jalannya pertandingan dan menciptakan peluang yang lebih berbahaya dibandingkan tuan rumah.
”Saya pikir kami memiliki peluang yang lebih baik di babak pertama. Mereka tidak memiliki banyak peluang,” ujar Hodak dikutip dari persib.co.id.
Pada paruh pertama pertandingan, Persib Bandung memang tampil lebih terorganisir. Lini tengah yang dikomandoi Adam Alis mampu mengalirkan bola dengan baik sekaligus menekan pertahanan Borneo FC.
Namun situasi berubah pada babak kedua. Borneo FC mulai bermain lebih agresif dan beberapa kali mendapatkan peluang dari situasi bola mati.
Tendangan bebas yang didapatkan tuan rumah menjadi salah satu sumber ancaman bagi lini belakang Persib Bandung. Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di area penalti. Mariano Peralta yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan membuat skor berubah menjadi 1-1.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
