
Kiper Persib Teja Paku Alam. (Dok. Persib)
JawaPos.com–Persib Bandung gagal mendapatkan poin penuh di pekan ke-26 Super League 2025-2026. Menantang tuan rumah Borneo FC Samarinda pada MInggu (15/3) malam di Stadion Segiri Samarinda, Persib bermain imbang dengan skor 1-1.
Kans Persib meraih tiga poin sirna di 10 menit pertandingan berakhir. Hal itu disebabkan kegagalan kiper Maung Bandung Teja Paku Alam membendung eksekusi penalti gelandang Borneo FC Mariano Peralta (84’).
Persib sempat unggul di babak pertama atas Borneo FC. Juara liga Indonesia dua musim beruntun itu membobol gawang Pesut Etam lewat Adam Alis (14’).
Nah, musim ini kiper utama Persib Teja Paku Alam sudah lima kali berhadapan dengan penalti. Yaitu saat lawan PSIM Jogja (24/8), Madura United (30/11), Malut United (14/12), Persebaya Surabaya (2/3), dan Borneo FC (15/3).
Dari lima kali kesempatan menghadapi penalti, hanya sekali Teja sukses mengagalkan penalti. Yaitu ketika berhadapan dengan penyerang Malut United yang juga mantan rekannya di Persib, David da Silva.
Sedangkan saat bertemu algojo PSIM yaitu Ze Valente, Teja gagal memblok penalti pemain asal Portugal itu. Lalu ketika bersua Madura United, eksekusi pemain depan Sapeh Kerrab Balotelli juga berhasil bersarang ke gawang Teja.
Setelah Ze serta Balotelli, selanjutnya giliran kapten Persebaya Bruno Moreira yang sukses mengelabui Teja dari titik putih. Yang terakhir tentu saja Peralta saat Persib bersua Borneo FC.
Dengan demikian, persentase keberhasilan Teja menghadapi penalti pada musim ini cukup rendah. Yaitu hanya di angka 20 persen.
Apakah berhadapan dengan lima penalti menjadi rekor terbanyak Teja dalam semusim? Tentu saja tidak.
Pada musim 2023-2024, Teja pernah menghadapi enam eksekusi penalti. Hanya pada musim di mana Persib juara itu, tidak satupun penalti yang berhasil diblok kiper 32 tahun itu. Artinya di musim 2023-2024, persentase keberhasilan Teja memblok penalti adalah 0 persen.
Dikutip dari situs resmi Persib, gelandang Persib Marc Klok mengaku tidak sepenuhnya puas dengan hasil imbang tersebut. Namun, dia tetap bersyukur tim tidak pulang dengan kekalahan.
”Kita tidak senang dengan hasil karena kita datang ke sini untuk ambil tiga poin,” tegas Klok dikutip dari situs resmi klub.
