
Arema FC harus mengakui keunggulan Bali United dengan skor 4-3. (Istimewa)
JawaPos.com–Arema FC kembali harus menelan hasil pahit setelah kalah dramatis 3-4 dari Bali United pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (6/3) malam, berjalan sengit dengan total tujuh gol tercipta sepanjang laga.
Meski sempat memberikan perlawanan ketat hingga menit-menit akhir, Arema FC kehilangan kendali permainan sejak awal pertandingan. Kondisi itu membuat tim berjuluk Singo Edan harus bekerja keras mengejar ketertinggalan sepanjang laga.
Pelatih Arema FC Marcos Santos mengakui timnya tampil kurang maksimal pada babak pertama. Penampilan tersebut menjadi faktor penting yang membuat tim kesulitan mengimbangi permainan Bali United.
”Penampilan kami di babak pertama kurang baik dan itu membuat situasi pertandingan menjadi sulit,” ujar Marcos Santos setelah pertandingan dikutip dari ileague.id.
Kelemahan Arema FC di awal pertandingan langsung dimanfaatkan dengan baik oleh Bali United. Tim tamu berhasil membuka keunggulan pada menit ke-22 melalui gol Teppei Yachida.
Keunggulan tersebut membuat Bali United semakin percaya diri dalam mengendalikan permainan. Memasuki babak kedua, Bali United kembali menambah keunggulan lewat gol Diego Campos. Gol tersebut semakin memperberat langkah Arema FC yang harus mengejar ketertinggalan dua gol.
Baca Juga: Jan Olde Riekerink Yakin Dewa United Bisa Tumbangkan Manila Digger dan Lolos ke Semifinal
Meski demikian, Arema FC menunjukkan respons positif setelah turun minum. Permainan tim mulai membaik dan beberapa peluang berhasil diciptakan untuk memperkecil selisih skor.
”Di babak kedua kami bermain jauh lebih baik dan mencoba kembali ke dalam permainan,” tambah Marcos Santos.
Namun upaya keras tersebut belum cukup untuk menghindarkan Arema FC dari kekalahan. Bali United tetap mampu menjaga keunggulan hingga laga berakhir dengan skor 4-3.
Marcos Santos juga menyoroti masalah konsentrasi di awal pertandingan yang beberapa kali terjadi sepanjang musim ini. Hal serupa sebelumnya terlihat ketika Arema FC kalah 1-3 dari Borneo FC pada pekan sebelumnya.
Dalam pertandingan tersebut, lawan sudah mencetak gol cepat pada menit ketujuh sebelum menambah dua gol lainnya di babak pertama. Situasi yang hampir sama juga terjadi saat Arema FC menghadapi Madura United, ketika gawang mereka kembali kebobolan menjelang turun minum.
Menurut Marcos Santos, kondisi tersebut menjadi catatan penting bagi tim pelatih. Dia menilai para pemain harus meningkatkan fokus sejak menit awal pertandingan agar tidak kembali tertinggal lebih dulu.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
