Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 Maret 2026, 00.46 WIB

Jan Olde Riekerink Yakin Dewa United Bisa Tumbangkan Manila Digger dan Lolos ke Semifinal

Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink. (Istimewa) - Image

Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink. (Istimewa)

JawaPos.com–Perjalanan Dewa United Banten FC di babak perempat final AFC Challenge League menghadapi ujian berat. Tim berjuluk Banten Warriors itu harus mengakui keunggulan wakil Filipina, Manila Digger FC, dengan skor tipis 0-1 pada leg pertama di Rizal Memorial Stadium, Manila, Kamis (5/3) malam.

Gol tunggal tuan rumah membuat langkah Dewa United menuju semifinal sedikit lebih terjal. Meski demikian, peluang klub asal Banten tersebut masih terbuka lebar karena leg kedua akan dimainkan di kandang sendiri.

Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink menegaskan kekalahan di leg pertama tidak mengubah target utama. Timnya tetap harus mencetak gol untuk membuka peluang lolos.

”Kami memang tertinggal 0-1, tetapi bahkan jika pertandingan pertama berakhir 0-0 pun kami tetap harus mencetak satu gol. Jadi situasinya tidak banyak berubah. Tugas pertama kami tetap sama, yaitu mencetak gol,” ujar pelatih asal Belanda tersebut dikutip dari ileague.id.

Riekerink juga optimistis anak asuhnya mampu membalikkan keadaan saat tampil di hadapan pendukung sendiri. Dia percaya momentum bisa berubah jika tim mampu mencetak gol lebih dulu.

”Setelah itu, saya yakin kami akan memiliki kepercayaan diri penuh untuk menyelesaikan pekerjaan ini di Jakarta,” ujar Jan Olde Riekerink.

Meski pulang dengan kekalahan tipis, pelatih berlisensi UEFA Pro itu menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik sepanjang pertandingan. Dewa United bahkan mampu menguasai jalannya laga dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Menurut dia, sedikit keberuntungan saja sudah cukup untuk mengubah hasil pertandingan tersebut.

”Saya rasa itu menjadi gambaran penting bagi kami. Kami mampu mendominasi pertandingan dan jika sedikit lebih beruntung, kami sebenarnya bisa menciptakan beberapa peluang,” jelas Jan Olde Riekerink.

Leg kedua perempat final akan digelar di Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (12/3). Bermain di kandang sendiri tentu menjadi keuntungan bagi Dewa United, apalagi dukungan suporter diperkirakan akan memberi tambahan motivasi bagi para pemain.

Riekerink menjelaskan bahwa filosofi permainan Dewa United bertumpu pada kerja sama tim serta pergerakan tanpa bola yang intens. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membuka ruang dan menciptakan peluang lebih efektif pada pertandingan berikutnya.

”Gaya bermain kami pada dasarnya menekankan pergerakan tanpa bola, penguasaan bola, kerja sama tim, serta sirkulasi permainan dari sisi kiri ke kanan untuk menempatkan pemain yang tepat di area dan ruang yang tepat,” terang Jan Olde Riekerink.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore