
Bruno Moreira saat membela Persebaya Surabaya dalam laga melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Kekalahan telak Persebaya Surabaya dari Borneo FC dengan skor 1-5 langsung memicu gelombang kritik dari suporter. Salah satu yang paling disorot adalah performa kapten tim Bruno Moreira.
Pertandingan lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/3/2026) malam itu memang menjadi malam yang sulit bagi Green Force. Selain kebobolan lima gol, sejumlah pemain tampil jauh dari ekspektasi.
Nama Bruno Moreira menjadi bahan perbincangan paling ramai di kalangan Bonek setelah pertandingan berakhir. Winger asal Brasil itu dinilai tidak mampu memberi dampak signifikan saat tim membutuhkan inspirasi di lapangan.
Kritik suporter pun bermunculan di media sosial. Sebagian Bonek bahkan secara terang-terangan menilai performa Bruno sudah tidak lagi seperti musim-musim sebelumnya.
“BRUNO WES ENTEK!!! seng ga setuju komenku reply AE ayo debat nde komen,” tulis salah satu Bonek yang mengungkapkan kekecewaannya.
Baca Juga:5 Skuad Termuda di Super League! Persebaya Surabaya Mirip Borneo FC, Tapi Kalah Jam Terbang
Komentar tersebut langsung memicu perdebatan panjang di kalangan suporter. Banyak yang setuju performa Bruno Moreira memang terlihat menurun dalam beberapa pertandingan terakhir.
Beberapa Bonek juga mulai meminta pelatih memberikan kesempatan kepada pemain lain. Mereka menilai Bruno seharusnya tidak selalu menjadi pilihan utama di lini serang.
“Bruno wes gausa terus coach maino Mihailo gpp percoyo awakmu aturen wes pemain tengah kosong kabeh nom nom an lek kurang ngosek kek ono mbah e Ofan ae dari pada kosong blong,” tulis seorang suporter.
Tak sedikit pula yang menilai keputusan pelatih mempertahankan Bruno selama 90 menit menjadi tanda tanya besar. Apalagi dalam pertandingan tersebut Persebaya Surabaya kesulitan membongkar pertahanan lawan.
“Bruno ki nek maen elek mbok yo diganti, angger pengen ngelebokno matos mesti seng di ganti gali,” komentar Bonek lainnya.
Kritik lain bahkan datang dengan nada sindiran yang cukup pedas. Seorang suporter menyebut performa Bruno saat ini tidak lagi sebanding dengan ekspektasi publik.
“Wes wayahe Bruno Moreira CADANGAN. Under Perform. Lupat Luput ae terlalu Sering. Matos Blunder. Wes mboh sak karepmu. Wkwkwkwk. Mugo2 BISNIS Kostum dan perlengkapan Olahragamu Lancar. đŸ˜‚. Perkoro Next Time Budal stadion AKU WES MALES. Eman2 mending gawe mangan Wareg ng Mall Sekeluarga,” tulis salah satu Bonek.
Gelombang kritik ini muncul karena Bruno Moreira selama ini dianggap sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di Persebaya Surabaya. Sebagai kapten tim, ekspektasi suporter terhadap kontribusinya memang sangat tinggi.
Namun dalam pertandingan melawan Borneo FC, banyak suporter merasa Bruno gagal mengangkat performa tim. Ia dinilai kurang agresif dan tidak cukup tajam dalam membantu serangan.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
