
Bali United kalahkan Arema FC dengan skor 4-3 dalam pertandingan BRI Super League di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (6/3). (Ari Bowo Sucipto/Antara)
JawaPos.com–Pelatih Bali United Johnny Jansen menyampaikan, kemenangan 4-3 melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (6/3) malam mampu mengangkat rasa percaya diri pemain. Diharapkan mereka tetap tampil bagus di laga-laga super league ke depan.
”Tentu kemenangan atas tuan rumah Arema FC dalam laga super league meningkatkan kepercayaan diri para pemain Bali United,” kata Johnny Jansen seperti dilansir dari Antara di Stadion Kanjuruhan.
Tiga poin yang didapatkan dari kandang Arema FC itu sekaligus mengakhiri rentetan hasil negatif dalam lima pertandingan sebelumnya. Bali United pada laga-laga super league tersebut hanya mampu mengantongi dua poin dari dua kali imbang dan tiga pertandingan lainnya berakhir kekalahan.
Dia mengapresiasi kerja keras Kadek Arel dan kawan-kawan lantaran mampu tampil spartan dalam pertandingan yang berlangsung sengit dan bertempo tinggi itu. Para pemainnya juga disebutnya mampu bermain sesuai taktik yang telah direncanakan, yakni memaksimalkan umpan langsung ke pertahanan lawan.
Dia mencontohkan, dua gol dari Teppei Yachida dan Diego Campos merupakan buah dari berjalannya strategi permainan tersebut.
”Saya sudah menganalisa (permainan) Arema dengan baik, mereka bermain dengan full back. Kami coba taruh (bola) di sisi itu dan bisa menjadi gol,” ujar Johnny Jansen.
Mantan pelatih PEC Zwolle dan SC Heerenveen ini konsistensi anak asuhnya juga berlanjut di babak kedua. Saat itu, Arema FC tampil lebih baik ketimbang babak pertama dan sanggup mencetak tiga gol.
Tekanan di dalam pertandingan tak mengurangi konsentrasi para pemain sehingga mampu mengunci tiga poin dari lawatan ke Malang.
”Kami harus menguasai bola untuk membuat peluang. Saya memberitahu ke pemain cetak gol saja tidak cukup, tapi harus memastikan kemenangan,” ujar Johnny Jansen.
Sementara itu, Pemain Bali United Diego Campos mengatakan, setelah unggul 2-0 timnya memutuskan menguatkan lini belakang. Para pemain di lini tengah dan depan pun ditarik sedikit turun mendekati garis pertahanan.
Taktik permainan itu diterapkan pada babak kedua, lantaran Arema FC cenderung lebih menekan untuk mencari gol. Meski timnya kebobolan tiga gol, Diego menyampaikan rasa senangnya karena Bali United bisa mengamankan keunggulan skor hingga pertandingan selesai.
”Kami senang bisa memenangkan pertandingan ini,” ujar Diego.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
