
Arief Catur Pamungkas dan Rachmat Irianto dipastikan absen saat Persebaya Surabaya menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya menghadapi kabar kurang menyenangkan jelang duel panas melawan Borneo FC di pekan 25 Super League 2025/2026. Dua pemain penting, Arief Catur Pamungkas dan Rachmat Irianto, dipastikan tidak bisa memperkuat Green Force dalam pertandingan di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (7/3/2026) malam.
Absennya Catur Pamungkas terjadi akibat akumulasi kartu kuning yang ia kumpulkan sepanjang musim ini. Situasi tersebut memaksa tim pelatih Persebaya Surabaya melakukan penyesuaian komposisi di sektor pertahanan.
Catur selama ini menjadi pilihan utama di posisi full back kanan. Kehadirannya hampir selalu menghiasi susunan pemain inti dalam berbagai pertandingan penting Persebaya Surabaya musim ini.
Catatan statistik menunjukkan kontribusinya cukup konsisten sepanjang kompetisi. Ia sudah tampil dalam 24 pertandingan dengan total 1.967 menit bermain bersama Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026.
Tak hanya kuat dalam bertahan, Catur juga aktif membantu serangan dari sisi sayap kanan. Pemain ini mencatat satu gol dan dua assist dengan total 10 percobaan tembakan sepanjang musim.
Dari segi distribusi bola, performanya juga cukup solid. Ia membukukan akurasi umpan 76 persen dari total 650 umpan yang dilepaskan selama bermain musim ini.
Catur juga berkontribusi dalam menciptakan peluang bagi rekan setimnya. Ia mencatat lima umpan kunci yang membuka ruang serangan bagi lini depan Persebaya Surabaya.
Dalam aspek menyerang, pemain ini tercatat melepaskan 10 tembakan dengan lima di antaranya tepat sasaran. Akurasi tembakannya mencapai 50 persen, angka yang cukup baik untuk seorang bek kanan.
Pergerakan agresif dari sisi sayap juga menjadi salah satu kekuatannya. Ia mencatat 19 dribel sepanjang musim sebagai bentuk kontribusi dalam membangun serangan tim.
Di sektor pertahanan, Catur juga menunjukkan performa yang tidak kalah solid. Ia mencatat 46 tekel dengan 21 di antaranya berhasil menghentikan serangan lawan.
Selain itu, pemain ini juga aktif membaca permainan. Ia mencatat 59 intersep serta 49 sapuan untuk mengamankan area pertahanan Persebaya Surabaya.
Statistik tersebut menunjukkan betapa pentingnya peran Catur dalam keseimbangan tim. Kehilangannya tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Persebaya Surabaya saat menghadapi Borneo FC.
Situasi ini membuka peluang bagi pemain lain untuk mengisi posisi tersebut. Nama Koko Ari berpeluang kembali masuk starting eleven di posisi bek kanan di bawah komando pelatih Bernardo Tavares.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
