
Persijap Jepara mengalahkan Persebaya Surabaya pada pertandingan Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2), dengan skor 3-1(Nirza/Antara)
JawaPos.com – Super League musim 2025–2026 menjadi babak yang tak biasa bagi Mario Lemos. Setelah sempat diberhentikan sebagai pelatih kepala Persijap Jepara pada November 2025, pria asal Portugal itu kembali dipercaya menukangi Laskar Kalinyamat sejak Februari 2026.
Di balik dinamika tersebut, Lemos menyimpan catatan manis. Dialah pelatih yang membawa Persijap menaklukkan Persis Solo dalam derbi Jawa Tengah di Stadion Manahan pada 13 September lalu. Saat itu, Persijap menang 2–1 lewat gol Rosalvo Junior dan Sudi Abdallah, sedangkan Persis membalas melalui Jose Cleylton.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu momen penting Persijap di putaran pertama. Berbekal catatan positif tersebut, Persijap berambisi kembali mengamankan hasil maksimal saat menjamu Persis pada putaran kedua musim ini yang digelar malam ini di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara (kickoff 20.30 WIB, live Indosiar).
Lemos optimistis targetnya tercapai. Sejak kembali menangani Persijap, performa tim meningkat. Terbaru, Laskar Kalinyamat berhasil menahan imbang Bali United dengan skor 0–0 di kandang lawan.
Namun, dia mengakui timnya masih perlu ditingkatkan, terutama dalam hal penyelesaian akhir. “Saya pikir kami harus jauh lebih tajam ketika sudah memasuki area sepertiga akhir. Kami harus bisa memenangkan second ball dan tampil dengan energi yang lebih besar,” ujarnya.
Baca Juga:Malik Risaldi Is Back! Kabar Baik Persebaya Surabaya Jelang Duel Panas Lawan Borneo FC di Samarinda
Lemos memotivasi para pemainnya agar tampil maksimal. Menurut dia, pertandingan melawan Laskar Sambernyawa harus dimenangkan agar bisa menjauh dari zona merah. Saat ini, Persijap berada di posisi ke-15 klasemen sementara dengan 19 poin, terpaut satu angka dari PSBS Biak yang berada di zona degradasi.
“Kami akan bermain di Jepara, di kandang kami. Melawan Persis tentu saja berbeda. Mereka harus bisa kami kalahkan,” tegasnya.
Di sisi lain, pelatih Persis, Milomir Seslija, memiliki banyak pekerjaan rumah. Salah satunya meningkatkan kecermatan anak asuhnya dalam memaksimalkan momentum. Laskar Sambernyawa dinilai terlalu lama memainkan bola di tengah lapangan.
“Tentu kami masih harus banyak berbenah. Ada banyak hal yang perlu diperbaiki, terutama aspek defensif. Kami masih terlalu banyak melakukan sentuhan di tengah lapangan,” ujar Milo.
“Padahal, jika saja kami bermain dengan satu-dua sentuhan, kami bisa mencetak lebih banyak gol. Ini menjadi salah satu masalah kami. Terkadang kami terlalu lama menahan bola,” imbuhnya.
Mantan pelatih PSM Makassar itu ingin timnya bermain lebih efektif. Milo tidak ingin timnya kalah. Sebab, jika kalah, jalan untuk keluar dari zona degradasi akan semakin sulit.
Prediksi Susunan Pemain:
Persijap
Wahyudi Hamisi (c), Rahmat Hidayat, Lucas Morelatto, Iker Veledo, Carlos Henrique Franca, Jose Luis, Sendi Johansen, Firmansyah Ramadhan, Diogo Brito, Borja Martinez, Borja Herrera.
Pelatih: Mario Lemos

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
