Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel siapkan taktik khusus meredam ledakan Persebaya Surabaya. (Dok. PSIM)
JawaPos.com–Pelatih PSIM Jogjakarta Jean-Paul van Gastel masih memberi catatan evaluasi untuk timnya kendati baru saja kembali ke jalur kemenangan setelah pada lima laga sebelumnya tak pernah menang. Kemenangan Laskar Mataram di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (27/2), pada laga pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 saat mempermalukan tuan rumah PSBS Biak dengan skor 4-2.
”Kami harus melakukan lebih baik untuk membuat pertandingan agar bisa dimenangkan dengan lebih mudah. Ini memakan terlalu banyak energi tidak perlu untuk memenangkan laga,” kata Van Gastel, dikutip dari laman resmi PSIM dilansir dari Antara, Sabtu (28/2).
Pada laga lawan PSBS ini, tandukan Franco Ramos Mingo dari umpan Ezequiel Vidal membawa PSIM membuka keunggulan pada menit ke-15, sebelum kemudian disamakan Eduardo Barbosa pada menit ke-36.
Setelah Van Gastel melihat penguasaan bola tak berjalan baik di babak pertama, dia meminta timnya untuk memperbaiki aspek tersebut. PSIM pun bermain lebih baik di babak kedua, di mana mereka mencetak dua gol dalam lima menit melalui gol kedua Ramos Mingo (64') dan Ze Valente (69').
Laskar Mataram sedikit lengah ketika laga memasuki 10 menit terakhir, di mana Ruyery Blanco berhasil membobol gawang Cahya Supriadi pada menit ke-82. Di saat jarak skor menipis 3-2, laga kembali berjalan sengit. Namun akhirnya PSIM yang bermain sebagai tim tamu menyegel kemenangan pada menit ke-89 melalui gol kedua Valente.
”Di babak kedua kami berbicara tentang apa telah kami lakukan selama 22 pertandingan. Saya pikir di babak kedua dalam penguasaan bola kami sudah bermain cukup baik,” ucap Van Gastel.
Tambahan tiga poin ini membawa PSIM kembali ke peringkat keenam dengan 36 poin. Mereka terpaut dua poin dari Persebaya Surabaya di posisi kelima dan unggul satu poin dari Persita Tangerang dan Bhayangkara Presisi Lampung FC di posisi ketujuh dan kedelapan.
Pada laga selanjutnya, PSIM akan tandang ke markas Semen Padang pada tengah pekan depan, Rabu (4/3) pukul 21.00 WIB. Seusai dari Padang, PSIM akan menutup laga pada Ramadhan saat menjamu Persija Jepara sepekan berikutnya.
”Mengenai waktu persiapan yang singkat untuk pertandingan berikutnya, Anda benar. Jika melihat program liga ini, jadwalnya tidak konsisten. Kadang ada jarak sembilan hari, sepuluh hari, atau tujuh hari. Lalu tiba-tiba jadwal menjadi sangat padat,” ungkap Van Gastel mengomentari jadwal laga di Super League.
Pelatih asal Belanda itu merasa, jarak antar pertandingan yang tidak konsisten dirasa cukup menyulitkan bagi pemain yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
”Saya memang tidak menjalankan ibadah puasa Ramadan, tetapi bayangkan jika Anda berpuasa, sementara Anda harus tetap bertanding dan berlatih dengan intensitas tinggi. Bagi seorang atlet, sangat sulit untuk bisa tampil maksimal dalam kondisi seperti itu,” tandas Van Gastel.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022