Gelandang Madura United Jordy Wehrmann (kanan). (Istimewa)
JawaPos.com–Madura United FC bersiap menjalani laga krusial saat menjamu Malut United FC pada pekan ke-34 BRI Super League 2025/26. Pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Selasa malam (3/3), dalam situasi yang tidak sepenuhnya nyaman bagi tuan rumah.
Tuan rumah datang dengan beban delapan pertandingan tanpa kemenangan. Lima kekalahan dan tiga hasil imbang menjadi catatan yang membuat posisi mereka melorot ke peringkat 14 klasemen sementara dengan 20 poin.
Madura United hanya terpaut dua angka dari PSBS Biak yang berada di batas atas zona degradasi. Situasi ini membuat laga kontra Malut United bukan sekadar pertandingan biasa.
Gelandang Madura United Jordy Wehrmann tak menampik tekanan yang sedang dirasakan timnya. Namun, pemain bernomor punggung 4 itu menegaskan tekad untuk mengakhiri tren negatif tersebut di hadapan pendukung sendiri.
”Ini pertandingan yang tidak mudah, tapi fokus kami kembali untuk laga besok. Harapannya jadi malam indah bagi kami, kami sudah lama tidak menang dan harapan kami bisa hentikan tren negatif itu,” ujar Wehrmann dikutip dari ileague.id.
Kemenangan terakhir Madura United terjadi pada 28 Desember 2025 saat membantai Semen Padang FC dengan skor 5-1 di stadion yang sama. Sejak saat itu, kemenangan seolah menjauh dari skuad asuhan Carlos Parreira.
Inkonsistensi di lini belakang dan kurang tajamnya penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya teratasi. Wehrmann juga berharap dukungan penuh dari suporter bisa menjadi energi tambahan.
Dia meminta tribun SGMRP kembali dipenuhi warna merah-putih kebanggaan Madura.
”Suporter silakan datang ke stadion, karena kami butuh pertolongan dalam kondisi susah sekarang,” ucap pemain berdarah Indonesia-Belanda tersebut.
Di sisi lain, Malut United datang dengan situasi berbeda. Tim tamu kini berada di papan atas dengan koleksi 41 poin, hanya terpaut 13 angka dari pemuncak klasemen Persib Bandung. Konsistensi menjadi kunci perjalanan mereka musim ini.
Perbedaan posisi di klasemen memang cukup jauh, namun laga ini dipastikan berjalan ketat. Madura United akan tampil dengan motivasi berlipat demi menjauh dari ancaman degradasi, sementara Malut United tentu tak ingin kehilangan poin dalam persaingan papan atas.
Duel di SGMRP Pamekasan malam nanti menjadi momen pembuktian bagi Madura United bangkit di depan publik sendiri atau semakin terpuruk di ujung musim.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
