Persebaya Surabaya dipermalukan Persijap Jepara 3-1 di Bumi Kartini. (Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya dipermalukan Persijap Jepara 3-1 di Bumi Kartini pada pekan ke-22 Super League 2025/2026, Sabtu (21/2/2026). Tampil pincang tanpa dua striker utama, Green Force takluk setelah dihantam gol cepat, tekanan konsisten, dan drama kartu merah di pengujung laga.
Duel Persijap Jepara vs Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bumi Kartini langsung berjalan dalam tempo tinggi sejak menit awal.
Tuan rumah tampil agresif, sementara Persebaya Surabaya mencoba merespons lewat serangan sporadis.
Pada menit ke-11, Gustavo Fernandes Henrique Querino lebih dulu mengancam, namun tembakannya diblok pemain belakang Persijap.
Tiga menit berselang, Toni Firmansyah harus menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran keras.
Persijap membalas lewat Carlos Henrique França Freires pada menit ke-15 dengan sepakan tepat sasaran yang memaksa lini belakang Persebaya Surabaya bekerja ekstra.
Persebaya Surabaya mencoba keluar dari tekanan melalui Jefferson Junio Antonio da Silva di menit ke-18, tetapi bola masih melenceng dari target.
Tekanan tuan rumah semakin terasa ketika Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas juga gagal memaksimalkan peluang pada menit ke-22.
Rentetan percobaan Persijap melalui Carlos Henrique França Freires, Rahmat Hidayat, hingga Lucas Morelatto da Cruz di menit ke-25 hingga 28 terus menggempur pertahanan Green Force.
Gol yang ditunggu publik Bumi Kartini akhirnya lahir pada menit ke-31. Iker Guarrotxena Vallejo mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan assist Lucas Morelatto da Cruz, membawa Persijap unggul 1-0.
Gol tersebut berawal dari tembakan tepat sasaran Iker pada menit ke-31 yang tak mampu dibendung lini belakang Persebaya Surabaya.
Lucas Morelatto da Cruz tercatat menciptakan peluang sekaligus mengirim assist matang yang memecah kebuntuan.
Persebaya Surabaya mencoba merespons cepat lewat Bruno Moreira Soares pada menit ke-33, tetapi sepakannya masih melenceng dari sasaran.
Gustavo Fernandes Henrique Querino juga kembali mencoba peruntungan pada menit ke-36, namun upayanya kembali diblok.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
