
Bonek dilarang hadir di GBK dukung langsung Persebaya Surabaya. (Persebaya)
JawaPos.com–Bonek dilarang hadir di GBK saat Persebaya Surabaya menantang Persijap Jepara. Laga pekan ke-22 Super League 2025/2026 itu membuat Green Force harus bertanding tanpa dukungan langsung dari tribun tamu.
Imbauan tersebut disampaikan resmi oleh Persebaya Surabaya jelang pertandingan tandang ke markas Persijap Jepara. Duel super league itu dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (21/2) malam, di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.
Manajemen klub Persebaya meminta seluruh Bonek dan Bonita menaati regulasi yang berlaku. Larangan suporter tim tamu di laga away masih diterapkan demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.
”Sehubungan dengan akan digelarnya laga Persijap vs Persebaya pada 21 Februari 2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, kami mengimbau untuk seluruh Bonek dan Bonita agar tidak datang ke stadion,” tulis Persebaya Surabaya.
“Hal ini sesuai dengan regulasi larangan suporter tim tamu di laga away yang masih berlaku dan demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama,” lanjutnya.
Klub juga mengajak suporter tetap memberikan energi positif dari rumah. Dukungan moral dinilai tetap memiliki arti besar bagi perjuangan tim di lapangan.
”Dukung Persebaya dari rumah dengan cara yang tertib dan bertanggung jawab. Doa dan dukungan kalian dari rumah adalah motivasi besar untuk kami meraih poin penuh di kandang lawan!” unggah Persebaya.
Tanpa kehadiran Bonek di stadion, atmosfer pertandingan diprediksi tetap panas. Persijap tentu ingin memanfaatkan dukungan penuh publik tuan rumah untuk mengamankan poin.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya datang dengan tekad membara meski tak ditemani ribuan pendukungnya. Skuad Green Force terus mematangkan persiapan demi membawa pulang tiga angka dari Jepara.
Salah satu sorotan tertuju pada gelandang asal Meksiko, Francisco Rivera. Dia siap memimpin ritme permainan sekaligus menjadi motor serangan di lini tengah.
Rivera menegaskan kondisi tim tetap solid meski beberapa pemain harus menepi akibat cedera. Situasi itu justru memantik motivasi tambahan bagi pemain lain untuk unjuk kemampuan.
”Kami tahu ada beberapa pemain yang absen karena cedera. Tapi semua pemain ingin membuktikan kesempatan ini dengan meraih tiga poin di Jepara,” kata Rivera.
Ucapan tersebut mencerminkan mentalitas kompetitif yang coba dijaga Persebaya Surabaya sepanjang musim ini. Setiap pemain dituntut siap menggantikan peran rekan yang absen tanpa mengurangi kualitas permainan.
Secara statistik, Persijap memang baru meraih tiga kemenangan kandang dari total 21 pertandingan musim ini. Catatan itu sekilas membuka peluang bagi tim tamu untuk mencuri poin.
Namun Rivera menolak menjadikan angka-angka tersebut sebagai patokan utama. Dia menilai statistik tidak selalu mencerminkan karakter dan determinasi tim saat bermain di lapangan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
