Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Februari 2026 | 01.52 WIB

Resmi! Bruno Paraiba Tak Masuk DSP, Ini Starting Line Persebaya Surabaya Lawan Dewa United

Bruno Paraiba tak masuk daftar susunan pemain Persebaya Surabaya lawan Dewa United. (Persebaya) - Image

Bruno Paraiba tak masuk daftar susunan pemain Persebaya Surabaya lawan Dewa United. (Persebaya)

JawaPos.com — Resmi, Bruno Paraiba tak masuk daftar susunan pemain (DSP) Persebaya Surabaya saat menghadapi Dewa United. Duel pekan ke-19 Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (1/2/2026) malam WIB, jadi panggung pembuktian Green Force melanjutkan tren positif.

Keputusan ini cukup menyita perhatian karena Bruno Paraiba baru saja mencetak gol debut pada pekan ke-18. Namun, tim pelatih tetap memilih komposisi yang dinilai paling siap demi membidik kemenangan kelima beruntun.

Persebaya Surabaya datang ke laga ini dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah menyapu empat laga terakhir dengan kemenangan.

Mereka menundukkan Persijap Jepara, Madura United, Malut United, dan PSIM Yogyakarta dengan catatan pertahanan yang sangat solid.

Dalam empat laga tersebut, Persebaya Surabaya hanya kebobolan satu gol. Ketajaman lini depan dan disiplin di lini belakang menjadi kombinasi ideal yang membuat Green Force semakin percaya diri.

Meski demikian, laga ini diprediksi tidak berjalan mudah. Dewa United juga tengah berada dalam tren positif dengan dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan.

Tim asuhan Jan Olde Riekerink baru saja mengalahkan Persijap Jepara dan Arema FC dengan skor meyakinkan. Kepercayaan diri Alexis Messidoro dan kolega pun sedang berada di level terbaik.

Rekor pertemuan juga tidak sepenuhnya memihak Persebaya Surabaya. Kemenangan terakhir Green Force atas Dewa United terjadi pada 2023 lalu.

Bahkan, Dewa United pernah mencuri kemenangan telak 3-0 di Stadion Gelora Bung Tomo pada musim 2024/2025. Fakta ini membuat laga nanti sarat gengsi dan tensi tinggi.

Pertandingan ini juga menarik karena mempertemukan dua filosofi bermain yang bertolak belakang.

Persebaya Surabaya dikenal reaktif di bawah arahan Bernardo Tavares, sementara Dewa United lebih ofensif dan mengandalkan penguasaan bola.

“Dewa United merupakan salah satu tim dengan kekuatan finansial dan nilai pasar salah satu skuad tertinggi di liga Indonesia saat ini, sehingga kami harus tampil solid di semua fase permainan untuk membuka peluang meraih kemenangan,” ucap Bernardo Tavares.

Ia menegaskan pentingnya fokus penuh sepanjang pertandingan.

“Jika kami ingin mengubah ini, kami harus menjadi tim yang kuat di lapangan, fokus di setiap momen, baik saat menguasai bola maupun tidak,” lanjutnya.

Bernardo juga menekankan kewaspadaan terhadap pemain-pemain kunci lawan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore