
Publik tinggal menanti kepastian resmi dari manajemen Persebaya Surabaya. Apakah kode keras Joao Tavares benar-benar berujung hijau, waktu yang akan menjawab. (Istimewa)
JawaPos.com — Joao Tavares mulai mencuri perhatian publik Surabaya setelah aksinya di media sosial memantik spekulasi besar. Striker asal Brasil itu kepergok memantau akun Instagram Bernardo Tavares dan kapten Persebaya Surabaya, Bruno Moreira, yang langsung memicu rumor transfer panas.
Sinyal tersebut dinilai sebagai kode keras Joao Tavares menuju Persebaya Surabaya pada putaran kedua musim 2025/2026. Di kalangan Bonek dan Bonita, kabar ini disambut antusias karena dinilai sejalan dengan kebutuhan tim menambah daya gedor.
Persebaya Surabaya memang tengah bersiap melakukan perombakan komposisi pemain asing. Fokus utama manajemen mengarah pada sektor lini depan agar lebih kompetitif di paruh kedua kompetisi. Nama Joao Tavares pun muncul sebagai kandidat kuat untuk mengisi pos penyerang tengah. Usianya yang masih 23 tahun dianggap ideal untuk menjadi investasi jangka menengah sekaligus solusi instan.
Isu kedekatan Joao Tavares dengan Persebaya Surabaya bukan sekadar rumor kosong. Aksi mengikuti akun dua figur penting di skuad Green Force dinilai sebagai sinyal komunikasi awal yang jarang terjadi tanpa maksud tertentu.
Bernardo Tavares dikenal sebagai sosok sentral dalam proyek teknis Persebaya Surabaya. Sementara Bruno Moreira merupakan ikon tim yang kerap menjadi rujukan pemain baru sebelum resmi bergabung.
Situasi tersebut memperkuat dugaan Joao Tavares tengah mempelajari lingkungan internal Persebaya Surabaya. Langkah ini sering dilakukan pemain asing sebelum mengambil keputusan penting dalam kariernya.
Jika benar bergabung, Joao Tavares akan menambah variasi serangan Persebaya Surabaya. Karakter penyerang tengah murni yang dimilikinya dinilai cocok dengan skema permainan tim.
Persebaya Surabaya membutuhkan striker yang mampu menjadi target man sekaligus membuka ruang bagi pemain sayap. Joao Tavares disebut memiliki atribut tersebut berdasarkan riwayat kariernya.
Pemain asal Brasil itu sebelumnya sempat berkarier di Eropa. Ia pernah bermain di Liga Portugal sebelum melanjutkan petualangan ke Polandia bersama Radomiak Radom.
Catatan statistik Joao Tavares di Radomiak Radom cukup menarik perhatian. Dalam sembilan pertandingan, ia mampu mencetak dua gol dan satu assist di kompetisi kasta tertinggi Polandia.
Statusnya yang kini tanpa klub membuat proses transfer menjadi lebih fleksibel. Kondisi ini memberi keuntungan bagi klub peminat, termasuk Persebaya Surabaya.
Selain Persebaya Surabaya, Persijap Jepara juga dikaitkan dengan Joao Tavares. Namun, sinyal yang ditunjukkan sang pemain mengarah lebih kuat ke Surabaya.
Persaingan dua klub Super League Indonesia ini menambah panas bursa transfer. Persebaya Surabaya disebut berada di posisi lebih unggul karena daya tarik historis dan basis suporter besar.
Kabar ketertarikan dua klub tersebut diungkap oleh akun Instagram pemerhati transfer sepak bola nasional. Akun tersebut dikenal rutin membagikan isu pemain asing yang merapat ke Indonesia.
"RUMOR"

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
