
The Jakmania memadati JIS dan memecahkan rekor jumlah penonton terbanyak dalam satu laga Super League 2025/2026 saat Persija vs Bali United. (Instagram Dikysoemarno/The Jakmania)
JawaPos.com-Dua kelompok suporter The Jakmania dan Brajamusti dipastikan akan berada di tribune yang sama dalam duel Persija Jakarta vs PSIM Jogja. Panpel Macan Kemayoran menyiapkan sedikitnya dua ribu tiket untuk suporter tim tamu.
Duel Persija vs PSIM jadi salah satu pertandingan yang akan tersaji pada pekan ke-14 Super League 2025/2026. Laga itu bakal berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada Jumat (28/11).
Pertandingan ini terasa spesial, khususnya bagi Persija. Sebab jadwal dan hari pertandingan laga kontra PSIM bertepatan dengan hari jadi alias ulang tahun klub ke-97.
Selain itu, lawannya adalah PSIM, tim sarat sejarah dengan kelompok suporter Brajamusti yang dikenal punya hubungan baik dan harmonis dengan The Jakmania. Pertandingan ini pun diyakini akan menarik.
Panitia pelaksana pertandingan Persija Jakarta pun mempersiaplan laga ini dengan baik. Selain menggelar duel di Stadion Utama Gelora Bung Karno dengan dihadiri 50 ribu penonton, panpel juga menyediakan jatah tiket untuk suporter tim tamu.
Ketua Panpel Persija, Ferry T. Indrasjarief mengunngkapkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan sedikitnya dua ribu tiket untuk penggemar tim tamu, khususnya Brajamusti.
"Komunikasi mereka ke Jakmania nya langsung. Mereka kita alokasikan 2.000 tiket," kata Bung Ferry, sapaan akrabnya ditemui di Persija Office, Selasa (25/11).
Diakui Bung Ferry, jumlah itu sempat dikeluhkan kurang oleh Brajamusti. Panpel Persija pun siap memberikan tambahan kuota bila suporter tim tamu memang benar-benar datang lebih dari jumlah yang disediakan.
Namun sepengetahuan Bung Ferry saat ini, massa suporter Brajamusti yang akan hadir dari Jogja diketahui masih minim. Bahkan belum ada seribu anggota.
"Tapi kemarin sempet ada anak Brajamusti gue lupa siapa namanya, dia bilang Bung, itu kurang kalau 2.000. Terus gue bilang, Oke gue kasih 5.000, 10.000, 100.000 gue kasih. Mau gak lo datang? Penuhin deh, gue gak nonton deh," ujar Bung Ferry.
"Tapi ternyata gue baru dapet kabar di sana aja baru 10 bus. Berarti 10 bus kan kalau kapasitasnya 60 orang doang berarti 600. Ya mudah-mudahan sih bisa lebih banyak," tambah dia.
Ferry yang juga termasuk salah satu pendiri PP The Jakmania berharap Brajamusti yang datang ke GBK lebih banyak karena ingin bernostalgia. Sebab keduanya sudah lama tak pamer kemesraan di tribune.
"Karena kan hubungan bagus dan gue suka kalau ada support tim tamu. Lebih menguji kita gitu. Keakraban antara The Jak dan Brajamusti bisa terbina terus. Gue lebih suka kalau mereka datang banyak, 2.000 lah," jelas Bung Ferry.
Ferry mengaku ingin berjumpa lagi dengan pentolan Brajamusti, Muslich Burhanuddin atau yang akrab disapa Thole. Karena itu besar harapannya suporter PSIM bisa ikut memadati dan merayakan HUT Persija ke-97 di GBK.
"Ya gue suka lah ya. Karena biar gimana gue berasal dari suporter, gue banyak kenal mereka. Apalagi Mas Thole dia itu orang yang menurut gue memang jiwa pemimpinnya luar biasa," jelas dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
