Playmaker Arema FC Arkhan Fikri absen lawan Persebaya Surabaya. (Arema FC)
JawaPos.com — Aremania mulai keringat dingin jelang Derbi Jawa Timur setelah kabar pahit menghampiri persiapan Arema FC. Pemain termahal mereka, Arkhan Fikri, dipastikan absen ketika Singo Edan melawat ke kandang Persebaya Surabaya pada Sabtu (22/11/2025) sore.
Absennya Arkhan terjadi di saat yang sangat tidak ideal karena Arema kehilangan tiga pilar di sektor tengah. Gelandang berusia 20 tahun itu sedang memperkuat Timnas Indonesia U-22 sehingga tidak dapat diturunkan di GBT.
Situasi makin pelik setelah dua gelandang lain, Bayu Setiawan dan Julian Guevara, juga harus menepi karena sanksi kartu merah.
Pelatih Marcos Santos mengungkapkan kondisi timnya dengan mengatakan, “Jadi masing-masing kena larangan bermain 3 pertandingan. Kemudian Arkhan masih memperkuat timnas, jadi kemungkinan juga tidak bisa dimainkan.”
Kutipan tersebut menggambarkan bagaimana lini tengah Arema benar-benar terkuras menjelang duel penuh gengsi itu.
Santos menyebut timnya harus menyiapkan opsi darurat agar tetap kompetitif di tengah absensi massal tersebut.
Tidak hanya lini tengah yang bermasalah, sektor bek sayap Arema juga sedang krisis pemain. Cedera ACL yang dialami Achmad Maulana membuat tinggal dua bek murni tersisa yaitu Rifad Marasabessy dan Johan Ahmad Farisi.
Santos menegaskan Arema akan tampil dengan pemain yang benar-benar siap bertarung di Surabaya.
Ia menegaskan tekad tim lewat pernyataannya, “Kita akan memainkan pemain yang siap untuk laga menghadapi Persebaya. Kami optimis bisa mencuri poin di sana, tapi sekarang kami persiapkan dulu strategi yang matang.”
Bermain di hadapan ribuan Bonek tentu menjadi ujian mental tersendiri bagi Singo Edan. Intensitas Derbi Jatim sering berujung keras sehingga risiko kartu merah sangat tinggi bagi kedua tim.
Pelatih asal Brasil itu juga menyinggung pentingnya menjaga emosi dalam duel penuh tekanan tersebut.
Ia menegaskan kepada pemainnya, “Saya sudah bicara dengan para pemain agar tidak melakukan pelanggaran yang menyebabkan kartu merah. Karena jika mereka mendapat itu, tentu akan merugikan tim.”
Imbauan itu disampaikan karena Arema dan Persebaya Surabaya tercatat sebagai dua tim dengan koleksi kartu merah terbanyak musim ini.
Sebuah kesalahan kecil bisa langsung mengubah jalannya pertandingan yang tensinya selalu tinggi dari menit pertama.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
