Francisco Rivera dapat peran baru di lini tengah Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Eduardo Perez tidak bisa menutupi rasa bangga dan harunya usai melihat perjuangan luar biasa skuad Persebaya Surabaya di laga pekan ke-10 Super League 2025/2026. Ia menyebut seluruh pemain menunjukkan solidaritas tinggi, terutama ketika para pemain bertahan dan gelandang menyerang ikut turun membantu pertahanan.
Pelatih asal Spanyol itu mengaku nyaris kehabisan kata untuk menggambarkan semangat juang timnya.
Dengan dua pemain lebih sedikit, Green Force tetap mampu menahan imbang 0-0 PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat (24/10/2025) sore.
Pertandingan itu berjalan panas sejak menit awal karena kedua tim sama-sama tampil menyerang. Situasi mulai sulit ketika Leo Lelis diusir wasit pada menit ke-30 usai melakukan pelanggaran keras terhadap Mohcine Hassan.
Belum sempat menata ritme permainan, Persebaya Surabaya kembali kehilangan pemain.
Mikael Tata mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-44 yang membuat Green Force harus tampil dengan sembilan pemain selama lebih dari 60 menit.
Kondisi itu membuat Eduardo Perez harus mengubah strategi besar-besaran di lapangan. Para pemain yang biasanya berperan ofensif kini ikut berjibaku di lini belakang untuk menahan gempuran tuan rumah.
Salah satu yang paling menonjol dalam laga tersebut adalah Francisco Rivera. Playmaker asal Meksiko itu mendapat pujian setinggi langit dari sang pelatih karena kontribusinya di lini pertahanan.
Eduardo menyebut Rivera menjadi contoh nyata semangat dan kebersamaan dalam tim.
Selama 95 menit, pemain yang dikenal kreatif dan elegan itu ikut bertahan, berlari tanpa henti, dan berduel melawan lawan yang lebih segar secara fisik.
“Anda lihat Rivera, selama 95 menit dia ikut bertahan. Semua pemain memberikan segalanya untuk Persebaya,” kata Perez seusai pertandingan dengan nada emosional.
Peran baru Rivera memang terlihat jelas dari statistik laga tersebut. Ia mencatat empat kali recovery, delapan duel darat dimenangkan dari total 18, satu duel udara, satu pelanggaran, serta hanya sekali dilewati lawan.
Meski sempat melakukan satu kesalahan yang berujung peluang PSBS Biak, Rivera tetap tampil solid hingga peluit akhir dibunyikan.
Ketahanannya dalam menekan dan menutup ruang lawan membuat Persebaya Surabaya bisa bertahan dalam tekanan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
