
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert memberikan arahan kepada pemain saat menghadapi Chinase Taipei dalam International Friendly Match di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (5/9). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert belum juga menyampaikan permohonan maaf usai Garuda gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Namun ia menegaskan bahwa kegagalan tersebut merupakan tanggung jawab dirinya sepenuhnya.
Pernyataan itu disampaikan oleh Kluivert dalam unggahan terbarunya di akun media sosial Instagram pribadinya pada Senin (13/10) malam. Dia mengatakan, kekecewaan masyarakat Indonesia juga dirasakan oleh dirinya.
"Kepada Indonesia yang tercinta, saya merasakan rasa sakit dan kekecewaan yang sama seperti yang Anda rasakan," tulis Kluivert dalam akun Instagramnya.
"Kekalahan melawan Arab Saudi dan Irak adalah pelajaran pahit, tetapi juga pengingat betapa tingginya impian kita bersama. Sebagai pelatih kepala, saya mengambil tanggung jawab penuh," tambahnya.
Kekalahan dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) memang mengubur mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026. Sebab hanya ada tiga tim dalam grup B dan Garuda langsung menjadi juru kunci akibat hasil negatif itu.
Meski gagal mencapai target utama, Patrick Kluivert menilai perjalanan Timnas Indonesia hingga melaju ke putaran kermpat merupakan pencapaian bersejarah. Ia pun menyebut hal ini sebagai standar baru yang perlu dijaga.
"Kami memang tidak mencapai Piala Dunia 2026, tetapi kami telah menetapkan standar baru yang dapat kami bangun dengan percaya diri," tulis dia lagi.
"Kami telah bekerja tanpa lelah untuk menyatukan para pemain dari dalam dan luar negeri menjadi satu keluarga, didukung oleh staf saya yang selalu berdiri sebagai satu hati dan satu suara," imbuh pelatih berusia 49 tahun ini.
Lebih lanjut, legenda Barcelona saat menjadi pemain itu mengatakan perjuangan Timnas Indonesia belum selesai. Menurutnya, hasil ini jadi pondasi yang sudah dibangun selama masa kepelatihannya bagi masa depan sepak bola Indonesia.
"Ini adalah bagian dari perjalanan yang lebih panjang, bagi tim, bagi bangsa, dan bagi semua orang yang percaya pada sepak bola Indonesia," kata dia lagi.
Ayah dari empat anak itu juga mengatakan bila pencapaian untuk tampil di panggung Piala Dunia selalu membutuhkan waktu. Nah Timnas Indonesia saat ini sudah punya modal bagus dan dia yakin kesempatan itu segera tiba.
"Kemajuan sejati membutuhkan waktu. Dan apa yang telah kita bangun bersama akan terus bertumbuh, melampaui hari ini. Benih telah ditanam, dalam pola pikir, dalam budaya, dan dalam keyakinan bahwa Indonesia pantas berada di panggung terbesar," jelas Kluivert.
"Untuk semua orang yang berdiri di samping kami, di stadion, di jalanan, dan di rumah, suara Anda berarti. Dukungan Anda mengangkat kami. Kepercayaan Anda menggerakkan kami. Terima kasih!" tutupnya.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
