Ole Romeny akan jadi tumpuan utama Timnas Indonesia jebol gawang Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (FC Utrecht)
JawaPos.com — Hanya 7,5 persen peluang Timnas Indonesia mengalahkan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Angka kecil itu menjadi ujian besar bagi Patrick Kluivert untuk membuktikan magisnya sebagai pelatih baru Garuda.
Pertarungan ini bukan sekadar laga grup. Ini adalah duel hidup-mati bagi Indonesia untuk menjaga asa menuju panggung terbesar sepak bola dunia.
Laga akan digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (12/10/2025) dini hari waktu Indonesia. Kickoff dijadwalkan pukul 02.30 WIB, dan semua mata tertuju pada performa anak asuh Kluivert.
Indonesia datang dengan beban berat setelah kalah 2-3 dari Arab Saudi di laga pertama. Hasil itu membuat posisi Garuda terjepit dan tak punya banyak ruang untuk kesalahan.
Satu poin saja bisa menjaga napas perjuangan mereka. Namun kemenangan menjadi satu-satunya cara agar peluang lolos ke Piala Dunia 2026 tetap terbuka.
Masalahnya, lawan yang dihadapi bukan tim sembarangan. Irak datang dengan skuad solid dan semangat tinggi untuk menembus Piala Dunia untuk kedua kalinya.
Supercomputer milik BeSoccer bahkan memprediksi peluang kemenangan Irak jauh di atas Indonesia. Dalam simulasi mereka, Irak memiliki 67,2 persen peluang menang, sementara Indonesia hanya 12,1 persen.
Kemungkinan hasil imbang pun tipis, hanya 20,7 persen. Dan yang paling mencuri perhatian, peluang Indonesia menang dengan skor 1-0 cuma 7,5 persen.
Angka itu seolah menggambarkan betapa berat perjuangan Jay Idzes dan kawan-kawan di Jeddah nanti. Namun sepak bola sering kali menolak logika statistik.
Kluivert tahu laga ini bukan sekadar soal angka. Pelatih asal Belanda itu datang membawa semangat baru dan cara pandang berbeda bagi skuad muda Indonesia.
Ia dikenal sebagai sosok yang menuntut disiplin tinggi dan percaya pada gaya main progresif. Di tangannya, Garuda diharapkan bukan hanya bertahan, tetapi berani menyerang.
Namun tugas itu tak mudah. Irak punya lini serang berbahaya dan pengalaman jauh lebih matang di level Asia.
Dalam sembilan pertemuan sebelumnya, Indonesia belum pernah menang atas Irak. Delapan kali kalah dan hanya sekali imbang jadi catatan yang tak ingin diulang.
Dalam tiga laga terakhir, Indonesia selalu kalah dengan total kebobolan sepuluh gol dan hanya mampu membalas dua. Statistik ini membuat optimisme publik sedikit menurun.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
