
Kiper senior Persija Andritany ingin segera bangkit dan meraih kemenangan di super league. (Istimewa)
JawaPos.com-Persija Jakarta dalam situasi sulit usai rentetan hasil minor di Super League 2025/2026. Kiper senior Andritany menyatakan, ingin segera bangkit dan kembali meraih kemenangan.
Persija Jakarta harus kembali menelan kekalahan di pekan ketujuh Super League di kandang Borneo FC, Minggu (28/9). Macan Kemayoran takluk dari Pesut Etam dengan skor 3-1.
Hasil ini turut menambah derita mereka setelah dikandaskan PSM Makassar di pekan sebelumnya (21/9). Ketika itu, Rizky Ridho dkk. dilibas dua gol tanpa mampu membuat gol balasan. Terakhir kali Macan Kemayoran bermain di kandang saat menghadapi Bali United (14/9), mereka hanya mampu bermain imbang 1-1.
Dengan begitu, artinya anak asuh Mauricio Souza terakhir kali mengemas kemenangan adalah ketika melibas Dewa United di pekan keempat. Tiga gol Persija Jakarta yang hanya mampu dibalas satu oleh Banten Warriors cukup untuk mengamankan kemenangan.
Kehilangan delapan poin dari tiga laga membuat Persija Jakarta harus tercecer ke peringkat tiga klasemen dengan sebelas poin. Melebarkan jarak tujuh angka dengan pemuncak klasemen sementara, Borneo FC.
Rentetan hasil minor ini dianggap sebagai alarm peringatan bagi penggawa Macan Kemayoran. Pasalnya, mereka memulai musim ini dengan percaya diri penuh dan sempat menghuni puncak klasemen.
Terlebih, hingga pekan kelima, Persija Jakarta mampu mengemas tiga kemenangan yang seluruhnya dengan skor besar. Menilik perolehan gol tim, klub ibu kota ini termasuk tim terproduktif dengan 13 gol bersama Malut United.
Perolehan ini bahkan lebih tinggi satu gol dari Borneo FC di puncak klasemen dengan status tanpa terkalahkan. Andritany yang mengawal gawang Persija Jakarta kala berjumpa Borneo FC, mengungkapkan kekecewaan terhadap hasil pertandingan. Namun, dia tidak ingin berlarut dalam kesedihan dan bertekad segera bangkit.
"Saya pun ingin meminta maaf kepada Jakmania (suporter Persija Jakarta) karena belum bisa memberikan hasil terbaik, belum bisa menghadirkan kemenangan dalam beberapa laga terakhir," ungkap kiper 33 tahun itu selepas laga.
Menghadapi jeda internasional pada Oktober, Andritany menyebut dia dan kolega akan memanfaatkan momen tersebut untuk memperbaiki kinerja.
"Kami harus tetap berada di jalur yang benar dan segera bangkit. Setelah ini ada jeda internasional dan kami akan memanfaatkannya untuk memperbaiki kekurangan," tandas Andritany.
Momen kebangkitan Persija Jakarta diprediksi tidak akan berjalan mudah. Pasalnya, mereka telah ditunggu Persebaya Surabaya di pekan kesembilan pada Sabtu (18/10).
Green Force datang ke pertandingan tersebut dengan bekal satu poin dari kandang Dewa United. Namun, di pekan sebelumnya mereka sukses menang tipis atas Semen Padang di rumah sendiri.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
