Toni Firmansyah siap wakili Persebaya Surabaya di Timnas Indonesia berjuang pada Kualifikasi AFC U-23 2026. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Perhatian penuh diberikan pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, untuk anak emasnya di Timnas Indonesia U-23, Toni Firmansyah. Ia berharap gelandang muda itu tampil gemilang saat Garuda Muda menghadapi laga hidup-mati kontra Korea Selatan.
Perez mengaku terus memantau kondisi Toni sejak awal pemanggilan ke Timnas Indonesia U-23. Menurutnya, penting bagi klub untuk memastikan sang pemain kembali dengan kondisi prima setelah membela negara.
“Tentu saja saya menonton pertandingannya. Hari ini saya juga akan menonton pertandingan tim nasional,” ujar Perez, Senin (8/9/2025).
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan tugas klub bukan hanya melepas pemain ke timnas. Namun juga memastikan mereka tetap bugar ketika kembali agar bisa langsung membantu tim.
Sosok Toni sendiri menjadi salah satu andalan Timnas Indonesia U-23 asuhan Gerald Vanenburg. Pemain muda Persebaya Surabaya itu selalu dipercaya turun sejak laga pertama kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Menurut Perez, performa Toni sejauh ini cukup memuaskan. Ia menilai anak didiknya tampil stabil meski pertandingan pertama melawan tim dengan pertahanan rapat cukup menyulitkan.
“Toni selalu bermain bagus. Tentu saja pertandingan pertama lebih sulit bagi Timnas Indonesia U-23,” tambahnya.
Dalam laga kedua, Toni juga dinilai berkontribusi positif untuk permainan tim. Perez percaya konsistensi itu bisa kembali terlihat saat menghadapi Korea Selatan.
Duel panas Indonesia vs Korea Selatan bakal digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (9/9/2025) malam ini. Pertandingan ini akan disiarkan langsung di SCTV dan Indosiar pukul 19.30 WIB.
Bagi Garuda Muda, laga tersebut ibarat final yang menentukan langkah mereka. Hanya kemenangan yang bisa membawa Indonesia lolos sebagai juara Grup J.
Saat ini Indonesia berada di posisi kedua klasemen dengan empat poin. Catatan itu didapat dari kemenangan telak 5-0 atas Makau dan hasil imbang tanpa gol melawan Laos.
Sementara Korea Selatan nyaman di puncak klasemen Grup J. Tim asuhan pelatih muda itu meraih enam poin dari dua kemenangan beruntun melawan Laos dan Makau.
Dengan catatan tersebut, Indonesia wajib menang untuk bisa menggeser Korea dari puncak klasemen. Jika imbang apalagi kalah, harapan Garuda Muda otomatis pupus.
Tugas itu tentu tidak mudah mengingat Korea tampil begitu superior di kualifikasi ini. Mereka bukan hanya selalu menang, tapi juga produktif dengan torehan 12 gol.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
