
Ambulance supeoter Persib Bandung Viking. (instagram)
JawaPos.com-Bandung kembali memanas dengan aksi demonstrasi yang merebak di berbagai titik kota. Massa turun ke jalan memprotes kebijakan pemerintah, yang kemudian berujung pada bentrokan di sejumlah lokasi.
Bahkan, gedung DPRD Jawa Barat sempat dibakar massa. Namun di tengah situasi yang memanas ini, hadir peran tak terduga dari kelompok suporter sepak bola.
Viking Persib Club, komunitas suporter Persib Bandung, menyediakan armada ambulans lengkap dengan tim medis untuk membantu para korban aksi. Mereka siaga dari pagi, siang, hingga malam, memastikan siapa pun yang membutuhkan pertolongan cepat bisa segera ditangani.
Langkah ini menunjukkan sisi lain dari komunitas suporter yang sering hanya dikenal karena dukungan fanatiknya di stadion. Di bawah kepemimpinan Tobias Ginanjar, Viking menggerakkan sumber daya komunitas untuk kepentingan masyarakat luas, bukan hanya untuk mendukung tim kebanggaan mereka.
Ambulans komunitas Viking ini menjadi tumpuan penting saat kondisi di lapangan tak menentu. Banyak korban jatuh akibat bentrokan saat demo berlangsung. Situasi darurat tersebut membuat keberadaan tim medis Viking terasa krusial.
Dikutip dari akun Instagram @infobandungkota, situasi malam ini demo masih berlanjut di Jalan Diponegoro - Sulanjana Kota Bandung. Ambulance dari @officialvpc.
Hadirnya mobil ambulance dari Viking ini menuai reaksi dari warganet. "Terbaik @officialvpc nuhun badag," komentar akun @zietobar10.
Ketua Viking Persib Club Tobias Ginanjar dikutip di instastory instagramnya @tobiasginanjar mengatakan, sepak bola adalah alat perjuangan (Tan Malaka), setiap orang setiap kelompok, setiap sisi pada niat berjuang untuk Tanah Air dengan cara masing-masing.
"Bagaimanapun Indonesia tanah air kita," ucap dia.
Keterlibatan ambulance Viking di kegiatan kemanusiaan tidak sendiri. Dari Surakarta, tim medis Surakarta Rescue Team yang notabene merupakan bagian dari pendukung Persis Solo juga ikut turun ke lapangan membantu.
Sayangnya, salah satu petugas mereka menjadi korban pengeroyokan saat bertugas. Insiden ini memperlihatkan bahwa kerja kemanusiaan dalam situasi rawan bentrokan tidak pernah mudah.
Meski begitu, kehadiran dua kelompok suporter ini memberi gambaran jelas bahwa suporter sepak bola juga bagian dari masyarakat yang peduli.
Suporter sepakbola tidak hanya hadir untuk menyanyikan yel-yel atau membentangkan spanduk di tribun, tetapi juga terjun langsung ke situasi krisis atas nama kemanusiaan.
Demo yang terjadi di Bandung hanyalah satu dari rangkaian aksi serupa yang muncul di berbagai daerah Indonesia. Hampir di seluruh kota besar, massa turun ke jalan menolak kebijakan pemerintah.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
