Bruno Tubarao diumumkan sebagai pemain baru Persija Jakarta untuk Super League 2025/2026. (Dok. Persija)
JawaPos.com-Persija Jakarta resmi mendatangkan Bruno Tubarao, seorang pemain berusia 30 tahun dari Brasil, sebagai rekrutan pemain asing ke-11. Dirinya memiliki rekam jejak cukup mumpuni. Dia pernah bermain di kasta tertinggi Liga Brasil, Serie A, bersama klub Ciara SC
Keputusan Persija mendatangkan pemain-pemain kompeten seperti Bruno menunjukkan keseriusan klub dalam menjaga konsistensi permainan impresif, terutama di bawah arahan pelatih Mauricio Souza.
Kehadiran Bruno tidak hanya menambah opsi permainan Persija, tetapi juga membawa angin segar bagi tim. Selain itu juga menunjukkan ambisi Persija untuk bersaing di level tertinggi dan memperkuat setiap lini yang dibutuhkan.
Bruno dikenal sebagai pemain serbaguna. Dia memiliki kemampuan untuk bermain di berbagai posisi di lapangan. Meskipun secara natural dirinya adalah pemain depan, Bruno juga pernah menjajal peran sebagai gelandang di awal kariernya.
Dalam dua musim terakhir, Bruno sukses bertransformasi menjadi bek kanan atau fullback kanan. Walaupun pada awalnya merasa kesulitan, dirinya fokus dengan pelatihan intensif dan pemahaman yang diberikan pelatih membuatnya semakin percaya diri menempti posisi barunya tersebut.
"Saya telah bermain sebagai bek kanan selama dua musim terakhir. Meskipun saya mengawali karirnya sebagai penyerang, pemain sayap dan pernah bermain di lini tengah." Ujar Bruno, saat Pres Conference dari Kanal YouTube Tommy Desky, pada Rabu (20/8).
Kemampuan adaptasi dan fleksibilitas menjadi nilai tambah besar bagi Bruno, karena memungkinkannya mendapatkan lebih banyak menit bermain dan menjadi solusi taktis bagi pelatih di berbagai situasi permainan.
Sebagai contoh, mantan pelatih Persija Thomas Doll, dianggap sebagai sosok yang berhasil mengeluarkan potensi terbaik dari para pemainnya. Kualitas pemain sering kali merupakan cerminan dari kualitas pelatih yang mengasuhnya.
Secara taktis, kedatangan Bruno Tubarão diharapkan dapat meningkatkan kualitas di sisi kanan Persija Jakarta, khususnya untuk memberikan persaingan yang sehat dan memperkuat posisi yang saat ini ditempati oleh Rio Fahmi.
Sistem taktik pelatih Mauricio Souza sangat mengandalkan bek kanan untuk menjaga lebar lapangan, tetapi performa Rio Fahmi dinilai belum selalu maksimal. Kehadiran Bruno diharapkan dapat membuat posisi tersebut menjadi lebih solid.
Selain itu, Bruno juga bisa menjadi opsi penting mengisi kekosongan di posisi lain, seperti di sisi sayap, terutama jika pemain kunci seperti Hanif Sjahbandi tidak dapat bermain karena akumulasi kartu. Kedatangan dirinya dapat memaksimalkan potensi taktik pelatih di sisi yang ditempati Arliansyah, sebelumnya dianggap kurang optimal. (*)

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
