
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus berbicara mengenai kemungkinan duel Persija vs Persib di JIS dalam Super League 2025/2026. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com-Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengatakan dua klub Super League, Semen Padang dan PSM Makassar, bernasib beda menjelang dimulainya kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu pada Jumat (8/8).
Semen Padang, kata Ferry, sudah selamat dari sanksi FIFA dan kini tinggal menunggu automatic clearance untuk menghilang dari FIFA registrations bans list atau daftar larangan pendaftaran FIFA, sementara PSM masih harus waspada dari sanksi itu karena belum menyelesaikan polemik dengan mantan pemainnya yang telah pensiun, Wiljan Pluim.
"Yang Semen Padang itu sudah menyelesaikan dan sudah juga disampaikan kepada FIFA, bahwa portalnya itu di FIFA biasanya membutuhkan banyak hari. Tapi ada regulasi, ada ketentuan yang baru di FIFA, maksimal empat hari kerja mereka ada yang namanya automatic clearance," kata Ferry ketika ditemui wartawan pada jumpa pers National Dispute Resolution Chamber (NDRC) di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu.
"Jadi harusnya automatic clearance ini berapa hari ke depan ini akan beres seperti yang saya sampaikan minggu lalu. Kalau PSM memang masih belum istilahnya sepakat, itu lebih tepatnya sengketa kepada Pluim ada perpindahan transfer yang masih belum clear," tambah dia.
Semen Padang dan PSM menjadi dua dari lima klub dari Indonesia yang masuk dalam daftar larangan pendaftaran FIFA. Tiga tim lainnya yang masuk daftar itu adalah PSIS Semarang di Championship, Kalteng Putra di Liga 4, dan Persiwa Wamena yang telah menjelma sebagai Bina Putra FC dan terakhir bermain di Liga 4 2023/2024.
Jika Semen Padang dan PSM masih masuk dalam daftar itu, kedua tim tersebut tak bisa memainkan pemain baru yang mereka datangkan di bursa transfer dan harus memainkan pemain tersisa dari musim lalu, pada pekan pertama Super League yang dimulai Jumat (8/8).
PSM bakal bermain pada Jumat (8/8) dengan melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare pukul 19.00 WIB, sementara Semen Padang, bakal melawan Persib Bandung keesokan harinya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Sabtu (9/8) pukul 15.30 WIB.
"Untuk klub-klub yang nantinya masih belum selesai pencabutan clearance dari FIFA, tentunya kalo per hari ini berarti dua klub ini tidak dapat mendaftarkan pemain baru. Jadi pemain yang sudah ada itu masih bisa dimainkan, tapi kalo pemainnya enggak cukup, ya tentunya sanksinya akan semakin berat," ujar Ferry.
"Pendaftaran pemain awal musim Super League itu kalau tidak salah sampai 29 Agustus. Periode itu harus diselesaikan oleh klub-klub ini," ujar Ferry. (*)

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
