Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Agustus 2025 | 23.50 WIB

Bos I.League Sebut FIFA Belum Beri Lampu Hijau soal Suporter Away di Super League 2025/2026, Diusahakan Mulai Putaran Kedua

Penonton menyalakan suar (flare) usai pertandingan Persib Bandung melawan Persis Solo laga Liga 1 2024/2025 di Stadion GBLA, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/5/2025).  (Riana Setiawan/Jawa Pos) - Image

Penonton menyalakan suar (flare) usai pertandingan Persib Bandung melawan Persis Solo laga Liga 1 2024/2025 di Stadion GBLA, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/5/2025). (Riana Setiawan/Jawa Pos)

JawaPos.com - Asa merasakan pertandingan Super League 2025/2026 dengan kehadiran suporter away alias tamu tampaknya harus tertunda. Direktur Utama (Dirut) I.League Ferry Paulus mengungkapkan bahwa FIFA masih melarang kehadiran suporter tim lawan untuk musim baru.

Larangan suporter tim tamu datang dalam pertandingan Liga Indonesia telah menjadi regulasi dalam dua musim terakhir. Yakni pada Liga 1 2023/2024 hingga musim lalu 2024/2025. 

Aturan tersebut muncul setelah Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 22 Oktober 2022. PSSI pun beralasan larangan suporter tim tamu sebagai bagian dari transformasi sepak bola Indonesia bersama FIFA.

Tapi desakan agar mencabut aturan itu sudah kencang. Bahkan pada musim lalu saja, banyak suporter tamu yang nekat datang ke kandang tim tuan rumah yang berdampak sanksi denda oleh Komite Disiplin PSSI.

Ferry Paulus selaku bos I.League -entitas baru operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru-, beberapa hari lalu sempat memberikan harapan bahwa keputusan akan dibuat. Tapi ternyata harapan itu tak jadi kenyataan.

"Tadi malam kami sudah berkomunikasi dengan FIFA untuk minta persetujuan. Intinya FIFA masih akan melihat sampai sejauh mana effort dari kami untuk bisa menghadirkan penonton tadi," kata Ferry Paulus di Jakarta, Rabu (6/8).

"Jadi per hari ini FIFA masih belum mengizinkan (suporter tamu), kemudian masih ada pendalaman dan kami akan melakukan edukasi," tambahnya.

Fery menambahkan, I.League tengah fokus mengedukasi serta menjalin lebih banyak interaksi dengan para suporter. Operator akan berbicara dengan para penggemar tiap klub sebagai upaya FIFA memberikan lampu hijau untuk Super League 2025/2026

"Kemudian juga akan berinteraksi banyak dengan suporter-suporter untuk bisa mendapatkan paling tidak bahwa, kami udah baik lho, kalo udah baik nanti kami akan melakukan terobosan kembali minta permohonan izin kembali dari FIFA," ujarnya.

Selain itu, I.League juga terus mengusahakan agar izin dari FIFA segera dapat. Diharapkan putaran kedua Super League 2025/2026 bisa dihadiri oleh suporter tim tamu.

"Masih belum diizinkan, masih seperti yang lalu tapi kita akan terus berupaya supaya mendapatkan ruang atau izin dari sana. Bisa jadi mungkin 3-4 bulan yang akan datang. Mudah-mudahan [putaran kedua]," jelasnya.

Ketika ditanya perihal alasan FIFA tak memberi lampu hijau, Ferry menjelaskan salah satu penyebabnya adalah adanya insiden dalam pertandingan terakhir Liga 1 2024/2025 di Bandung. Meski tak menyebut secara spesifik laga yang dimaksud, tapi pertandingann itu adalah Persib Bandung vs Persis Solo. 

Saat itu, terdapat penyalaan flare dalam jumlah banyak dan bahkan oknum suporter masuk ke lapangan. Mereka sampai mencabut rumput dan merusak fasilitas stadion. Nah saat kejadian itu, delegasi FIFA hadir langsung dan melihat insidennya.

"Sebenarnya sebelum penutupan liga kemarin, liga sudah memberikan lampu hijau makanya kita sangat senang sekali, kemudian kita juga sudah melaporkan bahwa kita sudah berkomunikasi dengan pihak kepolisian, dan kepolisian intinya menunggu keputusan dari FIFA dan semua responsnya positif," ucapnya.

"Tetapi di pertandingan terakhir, flare lah apa dan yang lebih parahnya lagi adalah pertandingan yang disaksikan oleh delegasi fifa di penutupan di Bandung. Bahkan rumput dihancurkan dan sebagainya," jelas Ferry menambahkan.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore