
OPPO smenjadi ofisial smartphone partner Super League 2005 hingga 2027. (Istimewa)
JawaPos.com-Kompetisi sepak bola Indonesia diklaim terus mengalami peningkatan secara branding. Hal itu seiring masuknya brand internasional. Setelah apparel kenamaan Adidas, terbaru OPPO yang bergerak di smartphone.
Adidas sudah identik dengan klub-klub besar maupun timnas negara di dunia. Sedangkan, OPPO juga menjadi sponsor kompetisi bergengsi seperti Liga Champions Eropa.
Direktur Komersial & Bisnis I.League Sadikin Aksa merasa mendapatkan kepercayaan besar dari dua brand internasional. "Ini kepercayaan bagi kami dan semangat untuk membesarkan dan memperbaiki kompetisi kita ke depan dan menaikkan nilai kompetisi di Indonesia," ujar Sadikin Aksa ketika diwawancarai usai pengumuman OPPO sebagai ofisial smartphone partner Super League 2005 hingga 2027 di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (31/7).
Direktur Operasional I.League Asep Saputra bersyukur dengan semakin dekatnya kick off Super League kembali mendapatkan sponsor. "Ini menambah kepercayaan diri kami ada top brand," ucap dia.
Lantas, apa yang membuat brand besar mau sponsorin kompetisi sepak bola Indonesia? Perihal ini, Asep menjelaskan bahwa sebelumnya ada proses penjajakan dan saling menilai. Pihaknya menyampaikan seperti apa valuasi kompetisi yang sangat prospektif.
"Kami memiliki persepsi bahwa sepak bola Indonesia punya potensi dengan segala progresnya yang ada. Memang belum sempurna. Tapi kami menatap ke depan. Untuk mengangkat valuasi kompetisi dan secara brand juga berhasil perhitungan kita ada progres yang cukup cerah," tutur Asep Saputra.
Lalu, benefit apa yang ditawarkan hingga akhirnya brand besar mau bergabung? Asep tak ragu menjawab engagement yang sangat besar di kompetisi sepak bola Indonesia.
Berdasar data, dia menilai dari apa yang disampaikan AFC tahun lalu menyebutkan Liga Indonesia menjadi yang paling kompetitif. Sebab, tidak ada tim yang terlalu dominan dan jarak poin antar klub di klasemen mepet.
Selain itu juga transformasi yang dilakukan. Hal itulah yang dinilainya menjadi benefit yang bisa diambil.
"Saya pikir intinya liga memang perlu melakukan itu dan memberikan dampak baik bagi peserta. Artinya ada trust, ada image yang meningkat dan ada valuasi yang tentunya harapannya bisa menaikkan sepak bola kita," ucap Asep Saputra.
Vice President OPPO Indonesia Patrick Owen menyatakan, pihaknya melihat Super League bukan sekadar kompetisi, tetapi panggung bagi jutaan laga penuh momen yang menginspirasi.
Oleh sebab itu, melalui teknologi kamera unggulan memungkinkan para penggemar mengabadikan momen paling autentik, dari sorakan tribun hingga detik penentu kemenangan.
"Dengan kualitas visual yang tajam dan penuh rasa, setiap momen bisa hidup lebih lama dari sekadar 90 menit," tutur Patrick Owen.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
