
Nadeo Argawinata, kiper Timnas Indonesia yang masih jadi andalan Borneo FC. (Media Borneo FC)
JawaPos.com-Borneo FC dalam beberapa musim terakhir selalu menjadi penantang serius para tim-tim mapan. Meski belum pernah juara liga, namun mereka hampir selalu menjadi penjegal tim favorit juara.
Kini, mereka pun mempersiapkan dengan matang untuk bisa menembus papan atas Super League musim 2023/2026. Borneo FC memang tidak terlalu difavoritkan juara, tetapi untuk menembus papan atas, mereka bisa mewujudkannya.
Padahal, Borneo FC sebenarnya bukanlah termasuk tim legendaris seperti Persib, Persija, maupun Persebaya. Usia tim asal Kalimantan ini sebenarnya belum sampai dua dekade.
Borneo Football Club adalah klub sepak bola profesional dari Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Klub yang dimiliki H. Nabil Husien Said Amin ini baru didirikan pada 7 Maret 2014 setelah mengakuisisi Perseba Super Bangkalan.
Pada tahun tersebut, mereka berkompetisi di Divisi Utama, divisi kasta kedua di bawah Liga 1 kala itu. Klub berjuluk Pesut Etam ini sukses promosi sekaligus menjadi juara.
Borneo FC kemudian resmi menjadi kontestan Liga Super Indonesia tahun 2015. Sayangnya, pada musim tersebut, liga hanya memainkan dua pertandingan setelah PSSI dibekukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Sejarah mencatat, prestasi terbaik Borneo FC adalah meraih predikat juara di Reguler Series Liga 1 2023/2024 serta lolos ke fase Championship Series. Saat itu, Pesut Etam ditangani Coach Pieter Huistra.
Pada fase Championship Series, yang hanya diisi empat klub terbaik di fase reguler, Borneo FC gagal meraih juara. Namun setidaknya mampu mengakhiri dengan menempati juara ketiga.
Salah satu pemain yang masih menjadi andalan Borneo FC musim ini adalah Kei Hirose. Mengutip dari Transfermarkt, penggawa asal Jepang ini mencetak satu gol dan empat assist dalam 31 pertandingan selama musim lalu.
Lalu Nadeo Argawinata yang merupakan kiper Timnas Indonesia juga masih menjadi kiper utama dan andalan di bawah mistar untuk Super League musim ini.
Borneo FC sudah memiliki delapan pemain asing, di antaranya merupakan penggawa musim lalu yaitu Christophe Nduwarugira, dan Mariano Peralta, serta mendatangkan sejumlah pemain seperti Juan Villa, Maicon Souza, Mohammad Al-Husseini, Joel Vinicius, dan Douglas Coutinho.
Borneo FC membuka Super League dengan menjamu tim promosi bertabur bintang, Bhayangkara FC. Kemudian bertandang ke markas PSBS Biak pada pekan kedua.
Selanjutnya pada pekan ketiga, mereka menjamu Persijap Jepara. Lalu pada pekan keempat dan kelima, mereka menghadapi ujian berat yaitu bertandang ke markas juara bertahan, Persib Bandung dan melawat ke kandang PSIM Jogjakarta.
Namun pada pekan keenam dan ketujuh, Pesut Etam menjalani dua laga kandang beruntun menjamu Persis Solo dan Persija. Sedangkan pada pekan delapan, Nadeo Argawinata dkk kembali bertandang ke markas Malut United, berlanjut menjamu Persik Kediri pada pekan sembilan, dan bertandang ke Arema FC di pekan sepuluh.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
