Bek Persebaya Surabaya Riswan Lauhin dikabarkan merapat ke Malut United musim depan. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Malut United FC menunjukkan pergerakan super aktif dalam bursa transfer jelang Super League 2025/2026. Klub berjuluk Laskar Kie Raha itu mengumumkan sebanyak 14 pemain baru dalam waktu kurang dari tiga hari.
Pergerakan Malut United FC dalam bursa transfer kali ini awalnya terbilang pasif. Sejak Liga 1 2024/2025 rampung pada akhir Mei, masalah internal sempat menghampiri Laskar Kie Raha.
Manajemen Malut United FC secara mengejutkan memecat dua sosok penting dalam tim, yakni pelatih Imran Nahumarury dan Yeyen Tumena sebagai Direktur Teknik. Keduanya terbukti terlibat praktik ilegal berupa pemotongan gaji pemain hingga mengambil fee agen pemain.
Selain memecat pelatih dan direktur teknik, Malut United FC juga melepas 22 pemain sekaligus. Sebanyak 12 nama di antaranya adalah pilar yang membantu Laskar Kie Raha promosi dari Liga 2 2023/2024 menuju Liga 1.
Malut United FC kemudian mendatangkan pemain berlabel Timnas Indonesia, Septian David Maulana. Septian jadi rekrutan pertama Laskar Kie Raha untuk Super League 2025/2026.
Namun, setelah itu pergerakan Malut United pasif. Tak ada pemain baru lagi yang didatangkan. Malah mereka kembali melepas pemainnya. Kali ini bintang muda Rafly Selang yang hengkang ke klub peserta Liga 2 Indonesia PSPS Pekanbaru. Tapi, statusnya hanya pinjaman mulai Juli 2025 hingga Mei 2026.
Malut United FC baru memperkenalkan pemain barunya pada pekan keempat Juli. Tepatnya pada Selasa (21/7) sore, di mana Vico Duarte dan Alan Bernardon diumumkan sebagai penggawa anyar Laskar Kie Raha.
Vico Duarte dan Alan Bernardon didatangkan dengan status bebas transfer. Keduanya merupakan bagian penting PSS Sleman pada Liga 1 2024/2025, meski pada akhirnya Super Elang Jawa turun kasta ke Liga 2 musim depan.
Dua pemain tersebut ternyata jadi awal pergerakan agresif Malut United FC. Keesokan harinya alias Rabu (22/7), sebanyak enam pemain baru sekaligus diumumkan.
Empat di antaranya adalah pilar lokal. Yakni Abduh Lestaluhu, Riswan Lauhin, dan Riyan Ardiansyah di posisi belakang serta Angga Saputro sebagai penjaga gawang.
Abduh Lestaluhu didatangkan dari klub yang sama dengan Vico Duarte dan Alan Bernardon, yakni PSS Sleman. Sementara Riswan Lauhin adalah eks pemain Persebaya Surabaya, lalu Riyan Ardiansyah dari PSIS Semarang, serta kiper Angga Saputro dari Borneo FC Samarinda.
Adapun dua pemain lain yang turut diperkenalkan Malut United FC kemarin adalah Ciro Alves dan Tyronne del Pino. Dua eks Persib Bandung itu datang untuk menambah daya gedor Laskar Kie Raha.
Delapan pemain baru dalam dua hari pun dirasa tak cukup. Pada Kamis (24/7), Malut United menambah enam amunisi sekaligus. Empat di antaranya kembali pemain lokal, tapi usianya masih muda.
Mereka adalah gelandang Ridho Syuhada (21 tahun), Tri Setiawan (21 tahun), winger Taufik Rustam (20 tahun), dan kiper Mohamed Kemal Zahir Fazya (16 tahun). Nama terakhir akan jadi pemain termuda di Malut United FC.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
