Ezequiel Vidal resmi jadi bintang baru PSIM Yogyakarta. (Media PSIM Yogyakarta)
JawaPos.com — PSIM Yogyakarta membuat kejutan besar jelang musim baru Super League 2025/2026 dengan merekrut bintang asal Argentina, Norberto Ezequiel “Pulga” Vidal. Pemain yang dikenal lincah dan kreatif itu langsung masuk dalam daftar 10 pemain termahal di Super League dengan nilai pasar fantastis, yakni Rp7,82 miliar.
Vidal bukan nama asing di kancah sepak bola Indonesia setelah sebelumnya tampil gemilang bersama Persita Tangerang selama dua musim. Dalam 63 pertandingan, ia mencatatkan 17 gol dan 14 assist yang menunjukkan kontribusi signifikan sebagai pemain kunci.
Performa impresif tersebut membuat Vidal mendapat kepercayaan untuk memperkuat klub India, Punjab FC, di Indian Super League musim lalu.
Namun kini, ia kembali ke Indonesia dengan status sebagai salah satu rekrutan paling berkelas bagi tim promosi PSIM Yogyakarta.
PSIM yang baru saja naik kasta dari Liga 2 berharap banyak pada kualitas dan pengalaman Vidal di level tertinggi. Kehadirannya diyakini bisa langsung meningkatkan daya gedor Laskar Mataram dan menjadi motor serangan utama dalam skema pelatih Jean-Paul van Gastel.
Vidal dikenal sebagai gelandang serang dan winger dengan kemampuan eksplosif serta visi bermain yang tajam.
Keunggulannya dalam membuka ruang dan mengatur ritme permainan membuatnya menjadi senjata berbahaya di lini tengah. Fleksibilitas posisi menjadi nilai plus lain dari pemain 28 tahun tersebut, yang bisa ditempatkan di berbagai lini serang.
Kemampuannya dalam memberikan umpan akurat dan mencetak gol menjadi modal besar untuk mengangkat performa PSIM di Super League.
Kedatangan Vidal menandai langkah serius PSIM dalam mempersiapkan skuad yang kompetitif untuk bersaing di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Klub asal Yogyakarta itu tampaknya tidak ingin hanya menjadi penggembira musim ini, melainkan siap bersaing di papan tengah.
Dengan pengalaman bermain di Liga Indonesia dan kompetisi luar negeri, Vidal memiliki modal adaptasi yang kuat terhadap ritme permainan lokal.
Ini menjadi keuntungan besar bagi PSIM karena proses penyesuaian tidak akan memakan waktu lama.
Vidal diproyeksikan menjadi tokoh sentral dalam permainan PSIM musim ini, terutama dalam menciptakan peluang dan mengatur transisi serangan.
Kombinasinya dengan pemain asing lainnya dan talenta lokal muda bisa menciptakan sinergi yang menjanjikan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
