
Sadida Nugraha siap jadi bintang baru Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali memperlihatkan keseriusannya dalam membangun regenerasi pemain dengan memunculkan bintang muda Sadida Nugraha Putra.
Gelandang bertahan kelahiran 26 April 2005 itu kini digadang sebagai “tukang jagal” baru Green Force di era pelatih anyar, Eduardo Perez.
Nama Sadida mulai mencuat usai diturunkan sebagai starter saat Persebaya Surabaya melawan Football West All Star di Sam Kerr Stadium, Rabu (9/7/2025).
Dalam laga uji coba internasional tersebut, Sadida dipercaya tampil sejak menit awal sebagai gelandang tengah dalam formasi 4-3-3 racikan Edu Perez. Meski bertugas sebagai gelandang, peran Sadida lebih condong pada fungsi sebagai pemutus serangan lawan.
Keberaniannya dalam duel satu lawan satu dan kedisiplinan menjaga area tengah lapangan membuatnya dijuluki sebagai tukang jagal anyar Persebaya Surabaya oleh pendukung setia Green Force.
Menariknya, Sadida bukan sosok asing di Surabaya karena ia memang putra daerah. Ia merupakan pemain jebolan Bina Taruna kelahiran 2005 yang sempat menimba ilmu di Bhayangkara FC sebelum kembali ke kampung halamannya.
Jejak karir Sadida mencatatkan nama Bhayangkara FC U-18 dan U-20 pada tahun 2023 sebagai pijakan awalnya. Di sana, ia mencuri perhatian dengan membawa timnya menjuarai Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-18.
Namanya makin bersinar saat bergabung dengan Persebaya Surabaya U-20 mulai 1 Juli 2024. Keputusannya kembali ke klub kota kelahiran jadi langkah besar yang mempercepat debutnya bersama tim senior di Super League 2025/2026.
Penampilannya di EPA Liga 1 U-20 musim lalu juga tak bisa dipandang sebelah mata. Dari 19 pertandingan yang ia lakoni, Sadida mencetak dua gol dan bermain selama 1.596 menit.
Di babak 8 besar kompetisi tersebut, ia tetap konsisten dengan enam kali tampil dan mencatatkan 529 menit bermain.
Catatan kartu kuningnya hanya satu, memperlihatkan ia adalah gelandang bertahan yang cerdas dan disiplin dalam melakukan intersepsi. Kehadiran Sadida di tim utama musim ini tentu jadi buah dari proses pembinaan jangka panjang.
Edu Perez, pelatih asal Spanyol, langsung memberikan kepercayaan dengan memainkannya di posisi vital sejak awal pertandingan uji coba internasional.
Bahkan, Sadida sempat diplot sebagai gelandang tengah dalam eksperimen strategi Edu Perez bersama Milos Raickovic dan Francisco Rivera. Hal ini menunjukkan Sadida bukan hanya pelapis, tapi bisa jadi pilar utama di lini tengah.
Dalam pertandingan itu, nama Sadida awalnya masuk sebagai bek kiri dalam prediksi line-up awal. Namun kenyataannya, ia justru dimainkan di tengah untuk mendampingi Raickovic, menggantikan posisi Dejan Tumbas yang digeser ke fullback.
Hal ini mengonfirmasi fleksibilitas posisi yang dimiliki Sadida dan kemampuannya bermain di beberapa sektor. Di usianya yang masih 20 tahun, itu adalah modal besar untuk bersaing di Super League 2025/2026.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
