Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (pssi)
JawaPos.com - Penyelenggaraan liga sepak bola putri di Indonesia masih terus menjadi tanda tanya. Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI pun memberikan penjelasan dan rencana federasi untuk menyelenggaraan kompetisi yang sudah lama terhenti tersebut.
Kompetisi sepak bola putri profesional Indonesia sudah menghilang sejak lama. Terakhir kali Liga 1 Putri digulirkan adalah pada 2019. Setelah itu, kompetisi hilang hingga saat ini.
Erick Thohir kemudian sempat menjanjikan liga putri akan mulai digulirkan kembali pada 2026. Tapi, rencana itu seketika berubah lagi dan diundur setahun lagi.
"Awalnya kita ingin (berjalan) 2026, tetapi kalau dilihat dari studi yang PSSI dalami, jumlah talentanya belum cukup. Makanya diundur setahun jadi 2027," terang Erick, Sabtu (28/6).
Erick menjelaskan, musim pertama kompetisi putri digulirkan nanti tak akan diikuti banyak klub. Dia hanya mematok sekitar 6-8 klub untuk menjadi peserta liga putri.
"Awal nantinya dengan 6-8 klub. Kalau kita lihat di Inggris dan Amerika juga jumlahnya 8-12 klub saja gitu," tambah pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu.
Nah untuk mewujudkan itu, Erick Thohir melihat bahwa saat ini secara hitung-hitungan jumlah pesepakbola profesional putri Indonesia masih terlalu sedikit. Oleh karena itu, pada akhirnya PSSI memutuskan untuk menunda digelarnya liga terlebih dahulu.
"Nanti kualitas Liga Putrinya tidak bagus, tidak ada yang nonton. Orang enggak mau beli tiket, enggak mau pasang iklan, akhirnya apa? Nanti bubar di tengah jalan, klub-klub putri ataupun liganya," tutur Erick.
"Itu yang kami enggak mau. Nah, makanya jumlah talentanya harus gemuk dahulu, baru kita pastikan," tegasnya.
Lebih lanjut Erick menegaskan bahwa PSSI tak serta-merta berdiam diri saja tanpa ada usaha. Menurutnya, PSSI terus berupaya untuk memperbanyak talenta dan juga meningkatkan kualitas.
Salah satu caranya dengan memperkuat akar rumput di mana pihaknya sudah menjalani kerja sama dengan pihak swasta dan sekarang sudah mengumpulkan hampir 16 ribu anak.
"Nah, timnasnya ini kita mau jangka panjang, terus punya talent pool yang cukup banyak. Kalau kesinambungan terjadi, baru Liga Putri hadir," ujar Erick.
"Karena kalau tidak siapa pemainnya di Liga Putri? Karena jumlahnya tidak cukup, talentanya di bawah tidak cukup, timnasnya tidak cukup, nah ini yang lagi coba dibangun bersama," tambahnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
