
Rachmat Irianto menjadi pemain keempat yang didatangkan Persebaya untuk mengarungi kompetisi musim depan. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya baru saja meresmikan rekrutan terbarunya kemarin (18/6) bertepatan dengan ulang tahun ke-98, yaitu kembalinya si anak hilang Rachmat Irianto.
Kabar kepulangan Rachmat Irianto ke Persebaya sebenarnya sudah mencuat sejak beberapa pekan lalu saat sang pemain resmi tidak berseragam Persib Bandung musim depan.
Berbagai spekulasi muncul, dan yang paling gencar adalah kabar Rachmat Irianto kembali ke Persebaya Surabaya.
Hal itu cukup beralasan lantaran pemain yang akrab disapa Rian itu ingin menemani ibunya setelah sang ayah yang pemain legendaris Persebaya, Bejo Sugiantoro telah meninggal.
Klub mana lagi yang paling dekat dengan kediamannya di Sidoarjo selain Deltras Sidoarjo dan Persebaya Surabaya. Lagipula Deltras bermain di Liga 2, hal yang tampaknya mustahil untuk menjadi pelabuhan berikutnya bagi Rian.
Sehingga Persebaya lah yang paling digadang-gadang bisa menampung Rian, apalagi Green Force musim lalu duduk di peringkat empat klasemen akhir dan lolos ke ajang ASEAN Club Championship musim depan.
Dan spekulasi itu akhirnya terbukti, dimana Rian resmi kembali ke klub asalnya di Liga 1 bertepatan dengan ulang tahun Persebaya ke-98.
"Aku moleh rek!" ungkapnya pada akun Instagram resmi klub.
Kedatangan pemain bertinggi badan 173 cm ini melengkapi tiga penggawa yang sudah didatangkan sebelumnya, sejak Eduardo Perez resmi menjabat sebagai pelatih kepala.
Pertama adalah Risto Mitrevski, bek tengah yang juga kapten Dewa United selama tiga musim beruntun. Ia diproyeksikan mengisi posisi bek tengah yang telah ditinggalkan oleh Slavko Damjanovic.
Kedatangan Mitrevski diharapkan bisa memperkuat area pertahanan Persebaya setelah Slavko hengkang, karena Slavko terbukti tangguh saat mengawal barisan belakang Green Force musim lalu.
Perekrutan Mitrevski bersamaan juga dengan perekrutan penyerang PSIS asal Timor Leste, Gali Freitas. Ia ditarget bisa menjadi mesin gol Persebaya agar mampu meningkatkan produktivitas gol yang dinilai kurang musim lalu.
Gali Freitas dinilai cukup sukses bersama PSIS. Selama dua musim, ia mampu mencetak 12 gol. Sayangnya, musim lalu, klub kebanggaan masyarakat Semarang itu harus terdegradasi ke Liga 2. Dan Gali pun tentu memilih Persebaya untuk menjadi pelabuhan berikutnya ketimbang bermain di kasta kedua.
Lalu pemain ketiga adalah Koko Arie yang bermain di Madura United. Sebagai informasi, seperti halnya Rachmat Irianto, Koko juga merupakan pemain jebolan Persebaya junior.
Kini setelah kedatangan Rachmat Irianto, pihak manajemen belum memberikan keterangan apakah akan menambah pemain baru atau mengambil dari tim junior. Namun sejumlah pihak memprediksi Eduardo Perez masih akan menambah pemain baru demi kedalaman skuad, apalagi musim depan timnya akan bermain di Liga 1 dan juga ASEAN Club Championship.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
