Francisco Rivera (tengah) , gelandang Persebaya menyaksikan flare yang dinyalakan Bonek yang menyebabkan pertandingan Liga 1 berhenti beberapa saat di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (23/5). FOTO: ANGGER BONDAN/JAWA POS
JawaPos.com — Persebaya Surabaya akan genap berusia 98 tahun pada 18 Juni 2025. Klub legendaris asal Kota Pahlawan itu terus menjadi ikon sepak bola Indonesia dengan sejarah panjang dan prestasi membanggakan.
Di usia hampir satu abad, Persebaya Surabaya menatap masa depan dengan optimisme dan semangat perjuangan yang tak pernah padam.
Apalagi sejak kembali ke kompetisi resmi Liga Indonesia pada 2017 lalu, Green Force bangkit dan terus bersaing di level tertinggi.
Berdasarkan data dari Transfermarkt, Persebaya Surabaya telah mencatatkan enam gelar juara kompetisi nasional tertinggi era perserikatan atau Liga Indonesia.
Trofi tersebut diraih pada musim 2004, 1996/1997, 1987/1988, 1977/1978, 1951/1952, dan 1950/1951.
Kemenangan demi kemenangan itu membuktikan Persebaya Surabaya adalah salah satu tim paling bersejarah di kancah sepak bola tanah air.
Dari era Perserikatan hingga Liga Indonesia modern, nama besar Persebaya Surabaya tetap disegani.
Selain prestasi di kasta tertinggi, Persebaya Surabaya juga pernah tiga kali menjadi juara di Divisi Dua Indonesia atau Liga 2. Gelar ini diraih pada musim 2016/2017, 2005/2006, dan 2002/2003, saat mereka harus memulai kembali dari bawah.
Tak hanya itu, Persebaya Surabaya juga mencatatkan gelar juara Piala Utama pada musim 1989/1990. Ini menambah daftar panjang trofi yang mengisi lemari kebanggaan tim kebanggaan Arek Suroboyo itu.
Selama hampir satu abad, Persebaya Surabaya telah melalui banyak momen bersejarah. Dari masa kejayaan, keterpurukan, hingga kebangkitan kembali bersama Bonek yang selalu setia mendampingi.
Menjelang ulang tahun ke-98, manajemen Persebaya Surabaya merencanakan berbagai agenda sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang klub ini.
Kegiatan seperti berziarah ke makam pendiri, berbagi tumpeng, hingga bermain sepak bola bersama akan dilakukan secara sederhana namun penuh makna.
“Alhamdulillah, Persebaya beberapa hari lagi genap berusia 98 tahun. Tak lama lagi, mencapai usia 100 tahun,” tulis akun resmi Persebaya Surabaya di media sosial.
Tangis dan tawa, sedih dan gembira, telah menjadi bagian dari perjalanan klub berjuluk Green Force itu. Sejarah emas maupun tragedi, semuanya membentuk identitas kuat Persebaya Surabaya hari ini.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
