
Penyerang PSS Sleman, Gustavo Tocantins bisa menjadi opsi pemain untuk memperkuat Persebaya musim depan. (IG Gustavo Tocantins)
JawaPos.com - Persebaya musim ini menutup Liga 1 dengan menempati peringkat empat klasemen akhir Liga 1 di bawah Persib, Dewa United, dan Malut United.
Dengan peningkatan peringkat dibandingkan musim lalu yang hanya duduk di peringkat 12 plus nama besar yang dimiliki, maka mereka akan menjadi salah satu kandidat kuat peraih juara liga musim depan.
Namun, untuk menjadi jawara Liga 1 musim depan, nama besar dan modal papan atas saja tidak cukup. Persebaya harus memperkuat skuadnya, dengan memperbaiki kekurangan musim ini.
Kini kesempatan untuk memperkuat skuad terbuka lebar karena liga telah usai dan bursa transfer mulai menggeliat. Manajemen Persebaya bisa memantau sejumlah pemain bintang dari tiga tim terdegradasi yaitu PSIS Semarang, Barito Putera, dan PSS Sleman.
Meski tiga tim tersebut harus turun kasta, tetapi mereka ternyata punya pemain berkualitas. Misalnya di kubu PSS Sleman, ada Gustavo Tocantins.
Ia merupakan pemain paling menonjol milik PSS, dimana pada musim ini ia mencetak 16 gol dan masuk dalam jajaran top skor Liga 1. Tocantins dikenal sebagai striker yang ulet dan tajam di kotak penalti.
Dengan kelebihan tersebut, ia bisa menjadi opsi bagi Persebaya untuk memperkuat lini depan demi menambah produktivitas gol, karena aspek tersebut merupakan kelemahan Green Force musim ini.
Tocantins bisa menjadi opsi menggantikan Flavio Silva. Namun, Flavio juga tidak perlu dijual, karena ia juga bisa menjadi opsi di sektor sayap, dimana di posisi tersebut ia masih bisa menjadi salah satu top skor klub dengan sembilan gol.
Ia juga bertekad untuk bangkit musim depan. Dan Persebaya bisa menjadi tempat yang tepat untuk membuktikan kapasitasnya sebagai striker berbahaya di Liga 1.
"Kami sudah berjuang sampai akhir, tapi hasil akhirnya tidak sesuai harapan. Ini adalah pelajaran bagi kami untuk bangkit musim depan," ujar Tocantins pasca gagal menyelamatkan PSS Sleman, dikutip dari Liga Indonesia Baru.
Selain Gustavo Tocantins, Green Force juga bisa memantau bintang PSIS Semarang, yaitu gelandang serang Septian David Maulana. Meski timnya degradasi, Septian tampil gemilang dengan kontribusi lima gol dan tiga assist.
Septian bisa menjadi opsi di lini tengah Persebaya sebagai pelapis Francisco Rivera dan bisa diduetkan dengan wonderkid Toni Firmansyah. Ia juga bisa menggantikan Gilson Costa yang kemungkinan akan didepak akibat performanya yang flop.
Satu pemain bintang yang patut diselamatkan Persebaya dari Liga 2 adalah kiper Barito Putera, Alan Bernardon. Ia mencatatkan rekor sebagai kiper dengan penyelamatan terbanyak, yaitu 141 save.
Jika Alan dikontrak Persebaya, ini akan menarik karena akan ada persaingan ketat di sektor kiper, yaitu Ernando Ari dan Andhika Ramadhani. Apalagi performa Nando beberapa laga terakhir cukup mengkhawatirkan karena beberapa kali melakukan blunder dan juga menutup musim dengan kartu merah.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
