
LEGENDARIS: Zeng Cheng pemain asal Tiongkok ini adalah salah satu kiper legendaris yang pernah dimiliki Persebaya Surabaya. (Instagram Zeng Cheng)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya dikenal sebagai salah satu klub besar di Indonesia yang kerap mencetak pemain lokal berbakat. Namun siapa sangka, klub asal Kota Pahlawan itu juga pernah menjadi batu loncatan karier internasional pemain asing, termasuk untuk Timnas Tiongkok.
Salah satu kisah unik datang dari Zeng Cheng, penjaga gawang legendaris yang kini memperkuat Shanghai Shenhua.
Sebelum bersinar di negaranya sendiri, Zeng Cheng sempat merumput di Indonesia bersama Persebaya Surabaya pada tahun 2005.
Saat itu, Persebaya Surabaya melihat potensi besar dalam diri Zeng Cheng yang masih muda dan belum banyak dikenal publik.
Ia direkrut untuk memperkuat skuad Green Force di Liga Divisi Utama dan langsung dipercaya turun di beberapa pertandingan penting.
Dalam semusim berseragam hijau-hijau, Zeng Cheng mencatatkan penampilan di babak delapan besar Liga Divisi Utama 2005.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Zeng Cheng dalam perjalanan kariernya setelah meninggalkan Indonesia.
Setelah satu musim, Zeng Cheng kembali ke Tiongkok dan bergabung bersama klub HB Greenery. Kepulangannya ke Tiongkok justru menjadi awal dari kemilau kariernya di level tertinggi sepak bola Asia.
Zeng Cheng terus berkembang dan akhirnya dipercaya menjadi kiper utama Timnas Tiongkok. Ia mencatatkan 42 penampilan bersama tim nasional dan turut mempersembahkan gelar Piala Asia Timur 2009/2010.
Meski kisah Zeng Cheng bersama Persebaya Surabaya hanya berlangsung singkat, kontribusinya tak bisa dianggap remeh.
Persebaya Surabaya bisa dibilang menjadi klub luar negeri pertama yang memberikan Zeng Cheng panggung internasional sebelum namanya meledak di Asia.
Cerita pemain Tiongkok yang berkarier di Indonesia tak berhenti di Zeng Cheng. Persipura Jayapura juga pernah merekrut dua pemain asal Tiongkok pada musim 2009–2010, yaitu Tang Tian dan Qu Cheng.
Tang Tian menjadi satu dari dua pemain Tiongkok yang mencoba peruntungan bersama Persipura saat itu. Namun sayangnya, petualangan Tang Tian di tanah Papua tak berjalan mulus karena berbagai faktor.
Ia kesulitan beradaptasi dengan iklim dan gaya permainan Liga Indonesia yang keras dan cepat. Belum lagi cedera yang membuatnya harus banyak beristirahat hingga akhirnya memutuskan angkat kaki dari Persipura.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
